Kamis 10 Aug 2023 17:05 WIB

Pemkot Jakarta Timur Selenggarakan MTQ Khusus Difabel Netra

MTQ diikuti oleh 30 peserta difabel netra.

Para tunanetra membaca Alquran Braille saat bulan suci Ramadan di Perhimpunan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) pusat Medan, Kamis (6/4/2023).
Foto: EPA-EFE/DEDI SINUHAJI
Para tunanetra membaca Alquran Braille saat bulan suci Ramadan di Perhimpunan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) pusat Medan, Kamis (6/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) khusus kalangan difabel netra di wilayah tersebut. Wakil Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim) Iin Mutmainnah membuka langsung lomba yang diikuti oleh 30 peserta difabel netra tersebut di Kantor Wali Kota Jaktim.

 

Baca Juga

Iin mengapresiasi MTQ yang diikuti para difabel netra tersebut. Kegiatan ini atas kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui Baznas-Bazis dengan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Jakarta Timur dan Yayasan Rumah Aspirasi Tunanetra.

 

"Tentunya, ini menginspirasi kita, lebih bersemangat bagi kita yang memiliki kelebihan melihat. Kita harusnya lebih baik dalam membaca Alquran," katanya, Kamis (10/8/2023).

Dia berharap kegiatan ini juga menjadi penyemangat bagi siapapun. "Teman-teman kita yang tidak melihat, tetapi mereka bisa membaca Alquran serta berinteraksi dengan Alquran. Subhanallah ini jadi semangat buat kita semua," ujarnya.

Dia berharap MTQ yang baru pertama kali diselenggarakan di wilayah tersebut berlangsung setiap tahun. Selain itu juga menjadi agen perubahan bagi yang belum bisa membaca ataupun berinteraksi dengan Alquran untuk bisa membacanya.

 

"Ini dalam rangka HUT Ke-78 RI, jadi diisi dengan kegiatan yang bermanfaat di antaranya dilaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran," kata Iin.

 

Ketua Panitia MTQ yang juga Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Hadi Rahmawadi menjelaskan, lomba tersebut terdiri atas tahfidz Quran 30 juz, lomba imla' Arab braille dan murotal membaca Alquran braille.

 

"Masing-masing lomba itu ada 10 peserta, jadi semuanya 30 peserta. Seluruhnya anggota ITMI Jakarta Timur," kata Hadi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement