Sabtu 22 Jul 2023 14:01 WIB

Krisis Air di Palestina, Golden Future Indonesia Bantu Pengeboran Air Sumur

Warga Palestina membutuhkan air bersih di tengah pendudukan Israel

pengeboran sumur air Palestina. Warga Palestina membutuhkan air bersih di tengah pendudukan Israel
Foto: Dok Istimewa
pengeboran sumur air Palestina. Warga Palestina membutuhkan air bersih di tengah pendudukan Israel

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA - Lembaga kemanusiaan asal Indonesia Golden Future Indonesia berhasil mewujudkan pembangunan Sumur air bersih di Yerussalem, Al Quds & Khan Yunis sebuah wilayah yang terletak di dekat kompleks masjid Al Aqsha & Wilayah Gaza.

Kawasan ini menjadi salah satu yang mengalami krisis air sehingga sangat membutuhkan bantuan pengadaan air bersih berupa sumur air bersih dan distribusi air.

Baca Juga

Tim program Golden Future, Aryo Nur Firduas, mengatakan sumur di Palestina adalah bentuk dari kedermawanan masrayarakat Indonesia yang bermanfaat untuk para warga palestina khususnya di Yerusalem di dekat Al-Aqsha Cooler dan sumur air ini akan terus dipakai oleh jamaah Al Aqsha, setiap tetesnya memudahkan kehidupan dan ibadah warga Palestina yang ada di Yerusalem.

"Dan sumur kedua berada di Khan Yunis, Gaza adalah salah satu daerah yang di blokade Israel yang mengalami krisis air akut. Kehadiran sumur air bersih diharapkan menjadi oase bagi ribuan warga untuk mendapatkan air bersih secara mudah," ungkap Aryo, Kamis (20/07/2023).

 

Dia menjelaskan, setiap sumur tersebut diklaim mampu membantu sekitar kurang lebih 1000 Kepala Keluarga (KK) atau 5000 orang. "Dengan hadirnya sumur air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan saudara kita disana," ujarnya.

Aryo menuturkan, berdasarkan hasil riset Institut Global untuk Air, Lingkungan dan Kesehatan dan Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania menyimpulkan bahwa air di Gaza tidak dapat diminum dan secara perlahan akan meracuni penduduk.

"Bahkan WHO juga mencatat 50 persen anak-anak di Gaza menderita infeksi yang berhubungan dengan air karena 97 persen air di Palestina terkontaminasi," katanya.

Baca juga: Ketika Kabah Berlumuran Darah Manusia, Mayat di Sumur Zamzam, dan Haji Terhenti 10 Tahun

Oleh karenanha, krisis air masih menjadi problematika masyarakat Palestina, khususnya di Gaza. Salah satu penyebabnya adalah adanya sabotase dan serangan zionis Israel terhadap akses air bersih bagi warga Palestina.

“Air adalah salah satu elemen kehidupan. Jika akses air ditutup maka kehidupan juga terganggu dan perlahan bisa menimbulkan kematian. Itu menjadi alasan kami untuk terus membantu masyarakat Palestina memiliki sumber air yang layak, dan semoga kedepan juga bisa membangun sumur sumur air bersih di titik krisis lainnya” ujar Aryo.

Dia pun mengajak nasyarakat Indonesia untuk andil dalam gerakan pengeboran sumur untuk nenyediakan air bersih bagi warga  Palestina dengan imut serta berdonasi melalui link berikut:  https://officialgoldenfutureindonesia.orderonline.id/water-for-brother-palestina

"Bukan soal besar atau kecilnya (sumbangan). Karena uluran tangan kita semua sangat bermanfaat bagi masyarakat Palestina yang sedang mengalami krisis air," harap Aryo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement