Ahad 18 Jun 2023 14:48 WIB

Ridwan Kamil Ajak UAS Kunjungi Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabbar

Emil juga mengajak seluruh masyarakat Jabar mengunjungi Galeri Rasulullah.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Ani Nursalikah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) saat melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah dan mengunjungi Galeri Rasulullah SAW di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Ahad (18/6/2023).
Foto: Dok. Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) saat melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah dan mengunjungi Galeri Rasulullah SAW di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Ahad (18/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Ahad (18/6/2023).

Setelah itu, Ridwan yang akrab disapa Kang Emil mengajak UAS mengunjungi dan berkeliling Galeri Rasulullah SAW yang berada di Masjid Raya Al Jabbar. 

Baca Juga

Emil mengatakan, pembangunan Masjid Raya Al Jabbar memiliki dua tujuan. Yakni sebagai tempat ibadah dan menyiarkan pendidikan tentang sejarah masuknya Islam ke nusantara melalui Galeri Rasulullah SAW.

"Saya mengucapkan jazakallah, terima kasih, kehadiran UAS didampingi Kiai Jujun Junaedi. Memang tujuan dari Masjid Raya Al Jabbar ini dua. Satu, sebagai tempat ibadah, kedua tempat pendidikan," ujarnya.

Menurut Emil, pihaknya memilih materi pendidikannya sirah Rasulullah sejarah dengan selengkap-lengkapnya dengan cara hari ini menggunakan teknologi. "Semua sangat lengkap dari sumber yang kita kaji," katanya. 

Emil juga tak henti-henti mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk mengunjungi Galeri Rasulullah SAW. Terutama, di masa liburan mendatang bersama anak-anak. 

"Setelah ini, silakan dimanfaatkan agar umat Islam, khususnya anak-anak, generasi muda, memahami lebih kafah, lebih luar biasa, tentang perjalanan Islam," katanya.

UAS mengaku terkesima dengan Galeri Rasulullah SAW yang ada di Masjid Raya Al Jabbar. Menurutnya, masyarakat yang mengunjungi galeri tersebut akan mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Nabi Muhammad SAW dalam waktu singkat. 

"Ini menceritakan Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari sejak lahir di tahun gajah sampai beliau wafat sampai Islam ke nusantara. Jadi untuk perjalanan 1444 tahun itu kami lewati hanya dalam beberapa menit saja," katanya.

"Jadi tadi di dalam (galeri) saya berpikir, guru-guru sekolah tinggal bawa anak santri, anak murid langsung sekali jalan bisa belajar Sirah mengenalkan Nabi Muhammad SAW," ujarnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement