Selasa 11 Apr 2023 09:03 WIB

Jeli Melihat Peluang, Omzet Mustahik Baznas Meningkat di Bulan Ramadhan

Linawati adalah mitra mustahik binaan Baznas Microfinance Desa Bojongrangkas

Bulan Ramadhan menjadi magnet rezeki bagi sebagian orang, terutama mereka yang berjualan makanan dan minuman. Salah satunya adalah Linawati Herliana (34 tahun), mitra mustahik binaan Baznas Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas yang berjualan kolang-kaling segar.
Foto: dok Baznas
Bulan Ramadhan menjadi magnet rezeki bagi sebagian orang, terutama mereka yang berjualan makanan dan minuman. Salah satunya adalah Linawati Herliana (34 tahun), mitra mustahik binaan Baznas Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas yang berjualan kolang-kaling segar.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Bulan Ramadhan menjadi magnet rezeki bagi sebagian orang, terutama mereka yang berjualan makanan dan minuman. Salah satunya adalah Linawati Herliana (34 tahun), mitra mustahik binaan Baznas Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas yang berjualan kolang-kaling segar. 

Sejak 2018 lalu, Lina memproduksi dan menjual kolang-kaling kepada banyak pelanggan. Pada hari-hari biasa, Lina mampu menjual 100 kg kolang-kaling dalam satu pekan, sedangkan pada Ramadan tahun ini, Lina berhasil memproduksi sampai 1.500 kg kolang-kaling dengan harga jual Rp 15.000 --- Rp 18.000 per kg. 

"Alhamdulilah pesanan melonjak, saya juga jaga kualitas dengan memilih buah yang terbaik," katanya saat ditemui pendamping dari BMD Bojongrangkas, Selasa (11/4/2023).

Lina sangat bersyukur, karena bantuan yang diberikan Baznas telah berhasil menambah penghasilan keluarganya. Baznas melalui BMD Bojongrangkas memberi bantuan modal usaha yang dibelikan buah atap, yang merupakan bahan utama kolang-kaling. Selain bantuan modal, pendamping Baznas juga memfasilitasi legalitas berupa Nomor Induk Berusaha dan sertifikasi halal.

"Saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian ini, tak hanya permodalan, namun Baznas juga membimbing kami para mustahik binaan. Terima kasih kepada muzaki yang telah menyalurkan sebagian hartanya melalui Baznas untuk membantu sesama," ucapnya.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan mengatakan bahwa Baznas memiliki tujuan menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan. Lembaga pemerintah nonstruktural itu memiliki program Baznas Microfinance Desa, yang merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat untuk usaha produktif kepada masyarakat yang tergolong mustahik.

"Dengan memiliki modal usaha yang memadai, mustahik dapat meningkatkan pendapatan mereka dan mengurangi tingkat kemiskinan. Ini akan memberi mereka kesempatan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka," ucap Saidah.

Saidah pun berharap apa yang diraih Lina dapat memotivasi mustahik binaan Baznas lainnya agar terus bersemangat untuk mencapai kemandirian ekonomi.

"Semoga hal ini dapat menjadi contoh positif bagi kita semua," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement