Kamis 09 Feb 2023 06:45 WIB

DMI Sulteng Libatkan PPDI Madinah Tingkatkan Kompetensi Dai

DMI Sulteng melaksanakan umrah di Saudi sekaligus studi pengelolaan masjid.

Masjid menjadi pusat kegiatan masyarakat. DMI mengembangkan fungsi masjid menjadi lebih optimal.
Foto: EPA-EFE/ARSHAD ARBAB
Masjid menjadi pusat kegiatan masyarakat. DMI mengembangkan fungsi masjid menjadi lebih optimal.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah melibatkan Pusat Pengkajian Dakwah Islam (PPDI) Madinah, Arab Saudi, untuk meningkatkan kompetensi dai/penceramah dan imam demi memaksimalkan syiar Islam rahmatan lil alamin.

"Terkait hal itu, kami telah bertemu langsung dengan Direktur Pusat Pengkajian Dakwah Islam di Madinah," ucap Dewan Pakar PW DMI Sulteng Wildan Abd Malik, dihubungi dari Palu, Rabu (9/2/2023).

Baca Juga

PW DMI Sulteng melaksanakan umrah di Saudi sekaligus studi pengelolaan masjid dan optimalisasi dakwah/syiar Islam. Dalam kegiatan itu, kata Wildan, rombongan PW DMI Sulteng bersilaturahim dengan Direktur PPDIdi Madinah Sulthaan Ibnu Umar Alhushayyin.

"Beliau ini juga salah satu guru besar/akademisi Universitas Islam Madinah," kata Wildan yang merupakan alumni Universitas Islam Madinah.

Pertemuan antara rombongan PW DMI Sulteng dengan Direktur PPDI Madinah, kata dia, berlangsung di Madinah, Senin (6/2) malam.

Wildan mengatakan DMI Sulteng memiliki program pelatihan peningkatan kompetensi imam dan dai, yang dalam pelaksanaannya melibatkan pondok pesantren Insan Cita Indonesia (ICI).

"Pelatihan ini telah memasuki angkatan enam," ujarnya.

Program tersebut, kata dia, disampaikan kepada Direktur PPDI Madinah Sulthaan Ibnu Umar Alhushayyin dan mendapat respons yang baik.

Menurut dia, Sulthaan Ibnu Umar Alhushayyin akan ikut menyusun modul pelatihan dan memberikan dukungan literatur/buku yang berkaitan dengan fiqih, akhlak, akidah, dan sebagainya.

"Bahkan dalam waktu dekat beliau dan timnya akan ke Sulawesi Tengah untuk melihat langsung pelatihan peningkatan kompetensi imam dan dai yang dilaksanakan DMI Sulteng," ujarnya.

Terkait hal itu, Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Mas'ud mengatakan pelatihan peningkatan kompetensi dai dan imam merupakan program pembinaan prioritas PW DMI Sulteng, yang dilakukan berbasis masjid.

Muchtar mengatakan cakupan materi pelatihan di antaranya perbaikan bacaan Alquran, ilmu fiqih, akhlak, perbandingan mazhab, dan kemampuan berbicara di publik.

Ia menambahkan, kegiatan pembinaan imam dan dai tersebut merupakan program yang diinisiasi oleh Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali.

PW DMI Sulteng dalam pembinaan dai dan imam tersebut juga melibatkan Badan Kesbangpol, Kemenag Sulteng, BNN Provinsi Sulteng, dan Polri.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement