Rabu 08 Feb 2023 15:55 WIB

Hadiri Muktamar Fikih Peradaban, Waketum MUI Doakan NU Semakin Berjaya

Waketum MUI KH Marsudi Syuhud mendoakan kejayaan NU di abad kedua ini

Rep: Muhyiddin / Red: Nashih Nashrullah
Waketum MUI KH Marsudi Syuhud (kanan) saat berbincang dengan jajaran pimpinan PBNU di sela-sela Muktamar Fikih Peradaban di Sidoarjo, Selasa (8/2/2023).
Foto: Dok Istimewa
Waketum MUI KH Marsudi Syuhud (kanan) saat berbincang dengan jajaran pimpinan PBNU di sela-sela Muktamar Fikih Peradaban di Sidoarjo, Selasa (8/2/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud, turut menghadiri Muktamar Fikih Peradaban dan perhelatan resepsi satu abad NU yang dilaksakan di Sidoarjo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/8/2023).

“Alhamdulillah, Nahdlatul Ulama sampai pada satu abad dan berada di abad kedua, ini merupakan kebahagiaan bagi warga Nahdliyin dan rasa syukur bagi bangsa Indonesia,” kata Kiai Marsudi Syuhud dalam keterangannya, Rabu (8/2/2023). 

Baca Juga

Menurut Kiai Marsudi, NU telah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lebih dari satu abad lamanya dan NU turut berkontribusi dalam mengisi pembangunan.

“Menjaga NKRI dan mengusir penjajah serta mengisi pembangunan republik ini sudah dilakukan NU dalam perjalanannya banyak tantangan semuanya bisa dilewati dengan baik, maka menjaga dan merawat NKRI tetap terus harus digaungkan dan digelorakan agar semangat menjaga NKRI tidak bergeser,” jelasnya

 

Warga Nahdliyin sangat mengakar dan mempunyai tokoh mulai dari RT RW, desa hingga Internasional.  “NU itu mempunyai ketokohan sampai ranting yang berada di desa, desa punya anak ranting yang berada di RT dan RW, punya sentral dakwah di masjid dan mushola, masjid dan mushola yang dikelola NU ada 800 ribu,” paparnya

Selain itu, menurut dia, kader NU menyebar di berbagai elemen, baik elemen masyarakat, eksekutif, legislatif dan yudikatif semuanya senada dalam menjaga NU dan NKRI.

“Ketika yang demikian maka kader-kader NU bisa menyebar, kita mempunyai DPR, gubernur, wali kota, dan bupati yang NU lebih banyak dari partai-partai, nah di sinilah kemudian bahumembahu untuk tetap menjaga Nahdlatul Ulama dan NKRI eksisting dari ranting sampai ke PBNU dan Internasional,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Darul Uchwah ini. 

Baca juga: 4 Sosok Wanita yang Bisa Mengantarkan Seorang Mukmin ke Surga, Siapa Saja?  

Bertepatan satu abad NU yang bertepatan 7 Februari 2023 ini, Kiai Marsudi juga dapat ucapan selamat ulang tahun untuk dirinya, pada 7 februari usaianya telah sampai setengah abad lebih. 

Kiai Marsudi juga mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan kepada seluruh kolega serta jamaah dan jamiyyah yang telah mengirimkan ucapan selamat dan doa untuk dirinya yang bertepatan 1 abad NU pada 7 Februari 2023 usianya berada di setengah abad lebih. 

“Alhamdulillah dan terima kasih, saya mengucapkan terima kasih kepada yang telah mendoakan saya tepat ulang tahun pada harlah satu abad NU ini, iya pas 7 februari usia saya setengah abad lebih sedikit,” kata dia.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement