Selasa 31 Jan 2023 19:28 WIB

PCNU Bekasi Resmikan Madrasah Aliyah KH R Ma'mun Nawawi

Usia seabad merupakan momentum luar biasa NU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf bersiap memberikan keterangan terkait puncak resepsi satu abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat (27/1/2023). PBNU akan menggelar Puncak Resepsi Satu Abad NU yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada selasa 7 Februari 2023. Puncak Resepsi Satu Abad NU juga akan di isi oleh berbagai acara mulai dari yang bersifat ritual keagamaa, Kuliner, bazaar UMKM hingga hiburan rakyat yang diisi sejumlah artis dalam dan luar negeri.
Foto: Republika/Prayogi.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf bersiap memberikan keterangan terkait puncak resepsi satu abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat (27/1/2023). PBNU akan menggelar Puncak Resepsi Satu Abad NU yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada selasa 7 Februari 2023. Puncak Resepsi Satu Abad NU juga akan di isi oleh berbagai acara mulai dari yang bersifat ritual keagamaa, Kuliner, bazaar UMKM hingga hiburan rakyat yang diisi sejumlah artis dalam dan luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meresmikan Sekolah Madrasah Aliyah KH Raden Ma'mun Nawawi di Ponpes Al-Baqiyatus Sholihat, Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Selasa, bertepatan peringatan satu abad organisasi Islam terbesar Indonesia itu.

Ketua PC NU Kabupaten Bekasi Atok Romli Mustofa mengatakan usia seabad merupakan momentum luar biasa NU yang telah membuktikan peran sejak era perjuangan, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan, hingga kini mampu memberikan kontribusi besar bagi Bangsa, Negara dan Rakyat Indonesia.

Baca Juga

"Nama KH Raden Ma'mun Nawawi kita sematkan sebagai nama MA Unggulan NU sebagai bentuk penghormatan kita kepada beliau yang kita usung sebagai pahlawan Nasional. Kami juga sudah izin kepada pihak keluarga dan telah di-aminkan," kata Atok Romli.

Ia menyatakan tasyakuran satu abad ini juga sekaligus bukti peran strategis NU selama perjalanan melalui pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan agama.

"Kontribusi NU mulai di tengah masyarakat dengan kultural seperti pesantren, madrasah, sekolah pendidikan majlis taklim dan semua. Kemudian di pemerintahan mulai dari bupati, gubernur, sampai presiden juga legislatif ada peran-peran masyarakat NU dan ini nyata bahwa NU itu organisasi yang berkontribusi besar terhadap bangsa ini," katanya.

Ia mengaku bangga dengan semarak warga yang mengikrarkan jati diri sebagai jamaah NU termasuk jajaran pengurus di beberapa kecamatan yang sudah melakukan tasyakuran satu abad.

"Harapannya NU semakin lama semakin besar, semakin memberikan keberkahan dan di momentum satu abad ini, wabil khusus di Kabupaten Bekasi, NU akan terus menggelorakan semangat ber-NU kepada masyarakat umum dan memperkokoh masyarakat Nahdliyin tentang keyakinannya bahwa ber-NU itu adalah suatu anugerah, suatu fadhol dari Allah," ucapnya.

Ketua Panitia Satu Abad NU tingkat Kabupaten Bekasi Hasbullah Andalusi mengatakan beberapa rangkaian kegiatan mengiringi peringatan satu abad di antaranya pertunjukan silat pagar nusa, istigosah kubro, tausyiah pengurus besar, serta orasi para masyaikh dan ziarah kubro ke makam KH Raden Ma'mun Nawawi.

"Tema satu abad ini merawat jagad, membangun peradaban. Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, NU senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat dan selalu hadir di tengah masyarakat serta kolaborasi dengan pemerintah," katanya.

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka mendukung tim pengkaji gelar daerah Kabupaten Bekasi yang sedang berproses mengusung KH R Ma'mun Nawawi sebagai Pahlawan Nasional.

"Kami memberikan dukungan penuh atas diusungnya KH Raden Ma'mun Nawawi sebagai Pahlawan Nasional. Karena beliau sudah mencurahkan ilmu dan pikiran untuk melatih para pejuang Indonesia dalam barisan Hizbullah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia," katanya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement