Selasa 20 Dec 2022 17:10 WIB

Jasindo Syariah dan Rumah Zakat Bantu Penyintas Gempa Cianjur

Bantuan diberikan melalui layanan kesehatan dan fasilitas MCK darurat

PT Jasindo Syariah berkolaborasi dengan Rumah Zakat memberikan bantuan bagi penyintas gempa Cianjur.
Foto: Rumah Zakat
PT Jasindo Syariah berkolaborasi dengan Rumah Zakat memberikan bantuan bagi penyintas gempa Cianjur.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR - PT Jasindo Syariah berkolaborasi dengan Rumah Zakat memberikan bantuan bagi penyintas gempa Cianjur. Bantuan yang diberikan berupa layanan kesehatan, fasilitas MCK darurat, dan bantuan logistik meliputi alas tidur, selimut, terpal, dan air mineral.

Layanan kesehatan dilaksanakan di Posko Sakinah Kp. Pasir Taman Desa Sarampad Cianjur, Jawa Barat pada 8 Desember 2022. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu memeriksa kesehatan warga yang tinggal di tenda pengungsian.

Baca Juga

Mulai dari balita hingga lansia datang silih berganti untuk berobat di posko. Hadir Direktur Utama Jasindo Syariah At Yaltha bersama Sekper Wahyudi. Sedangkan dari Rumah Zakat hadir Irvan Nugraha selaku chief marketing officer.

Pada kegiatan ini, sebanyak 101 orang penerima manfaat telah mendapat layanan kesehatan dan 25 orang cek metabolik. Selain itu, pada kegiatan ini pun telah tersalurkan sebanyak 100 nasi boks untuk warga dan 100 paket PMT untuk anak-anak di posko sakinah Kp. Pasir Taman.

Ahmad Sholeh (40) adalah salah satu warga Kp. Pasir Taman yang merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan pengobatan gratis oleh PT Jasindo syariah dan Rumah Zakat. "Saya Ahmad Sholeh warga Kp. Pasir taman Cianjur mengucapkan terima kasih kepada PT Jasindo syariah dan Rumah Zakat atas bantuan layanan kesehatan dan sembako yang diberikan. Mudah-mudahan bakti sosial ini menjadi amal kebaikan dan dibalas Allah SWT,” kata Ahmad Sholeh selaku perwakilan warga sekaligus koordinator posko.

Adapun untuk MCK Darurat berlokasi di Kp Salakawung RW 01 Desa Sarampad Kecamatan Cugenang. MCK ini nantinya akan membantu para pengungsi di wilayah tersebut karena merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur yang parah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement