Ahad 20 Nov 2022 22:09 WIB

Wapres Yakin Muhammadiyah dan Aisyiyah Terus Jadi Cahaya Pencerah Bagi Bangsa

Muhammadiyah memiliki perangkat ekonomi dan sosial yang tersebar di seluruh negeri.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agung Sasongko
Wakil Presiden Maruf Amin (tengah) bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kedua kiri) memasuki tempat penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Edutorium UMS, Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (20/11/2022). Pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah ini menghasilkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah untuk periode 2022-2027.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Wakil Presiden Maruf Amin (tengah) bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kedua kiri) memasuki tempat penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Edutorium UMS, Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (20/11/2022). Pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah ini menghasilkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah untuk periode 2022-2027.

REPUBLIKA.CO.ID,  SURAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan selamat atas kembali terpilihnya Haedar Nashir sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027 dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (20/11). Sedangkan Abdul Mu'ti sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.

Dengan terpilihnya Haedar Nashir dan Abdul Muti tersebut sehingga keduanya sudah dua kali atau dua periode menjadi Ketum dan Sekretaris PP Muhammadiyah. "Saya ucapkan selamat kepada Ketua Umum yang terpilih dari Muktamar ke-48. Selamat Pak Haedar," ujar Ma'ruf saat menutup Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Edutorium  Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ahad (20/11/2022) malam.

Baca Juga

Ma'ruf berharap hasil Muktamar ini semakin menguatkan kebersamaan Muhammadiyah dalam mewujudkan kemajuan bagi umat Islam dan negara Indonesia. Sekaligus 11 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah lainnya yang terpilih melalui Muktamar ke-48 Muhammadiyah tersebut.

Dia mengatakan Muktamar Muhammadiyah tahun ini meneguhkan peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam memberi sumbangan bagi bangsa untuk mewujudkan kemajuan seperti yang diharapkan, melalui penyampaian dakwah bil-qaul, maupun bil-hal, melalui tindakan nyata.

"Melalui program-program Muhammadiyah yang telah dibahas pada Muktamar, saya yakin Sang Surya akan terus mampu menjadi cahaya pencerah bagi berbagai tantangan dan permasalahan keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan," ujarnya.

Apalagi, kata dia, Muhammadiyah memiliki perangkat ekonomi dan sosial yang tersebar di seluruh negeri. Sehingga dinilai mampu untuk menggerakkan pemberdayaan umat sehingga dapat menjadi kekuatan pembangunan bangsa.

"Seperti saya katakan Muhammmadiyah telah memiliki instrumen dan perlengkapan untuk itu," ujar Ma'ruf.

Dalam penutupan hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, Muktamar 48 Muhammadiyah telah resmi menetapkan Prof Haedar Nashir sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027. Selain Haedar, Prof Abdul Mu'ti telah disahkan sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.

Ini merupakan periode kedua Haedar memimpin usai sebelumnya menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. Keputusan ini disahkan melalui Pleno 8 Muktamar 48 Muhammadiyah-Aisyiyah yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pengesahan ditandai surat keputusan dari PP Muhammadiyah periode sebelumnya ke periode yang baru.

Secara simbolis diserahkan Busyro Muqoddas dan Agung Danarto kepada Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti. Sedangkan, keputusan hasil rapat 13 orang terpilih dibacakan Ketua Panitia Pemilihan Muktamar 48 Muhammadiyah, A Dahlan Rais.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement