Senin 26 Sep 2022 05:33 WIB

BMH Kuatkan Kiprah Guru Quran dengan Berikan Tunjangan Rutin

Ada  11 guru Quran di Sumut  yang dapat tunjangan setiap bulan dari BMH.

Kadiv Program dan Pendayagunaan BMH Perwakilan Sumut, Lukman menyerahkan tunjangan dari BMH kepada Ibu Maya, guru Quran yang berkiprah di Gang Bengkok, Medan.
Foto: Dok BMH
Kadiv Program dan Pendayagunaan BMH Perwakilan Sumut, Lukman menyerahkan tunjangan dari BMH kepada Ibu Maya, guru Quran yang berkiprah di Gang Bengkok, Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, Baitul Maal Hidayatullah (BMH)  perwakilan Sumatera Utara senantiasa hadir memberi dukungan kuat kepada para guru Quran dalam mengajarkan dan menyiarkan Alquran. Hal itu dibuktikan dengan memberikan tunjangan rutin setiap bulan. 

Salah  seorang guru yang menerima dan dikunjungi langsung, Ibu Maya Sari (33) menyampaikan rasa bahagianya atas perhatian yang diberikan. "Alhamdulillah, tentu kami sangat gembira atas perhatian seperti ini. BMH sudah dua tahun ini rutin memberikan tunjangan kepada kami. Terima  kasih donatur BMH, semoga mendapat pahala yang berlipat,” ucapnya penuh gembira. 

Ibu Maya merupakan salah satu dari 11 guru Quran yang rutin mendapat tunjangan setiap bulan. Ibu berputri 3 itu  sejak tahun 2019 aktif mengajar 37 anak-anak warga di sekitaran rumah tinggalnya yang berada di Gang Bengkok, Jalan Cinta Karya Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan,  Sumatera Utara. 

Kadiv Program dan Pendayagunaan BMH Perwakilan Sumut, Lukman menatakan,  Tunjangan Guru Quran adalah program yang dihadirkan sebagai bentuk dukungan kepada pejuang Aluran yang telah mendedikasikan dirinya di jalan Allah dengan penuh keikhlasan demi mendidik anak-anak dan meraih ridha-Nya. 

“Banyak para guru Quran yang mengabdikan hidupnya di pedalaman dan di lorong-lorong sempit yang rada kumuh di perkotaan.  Kebanyakan mereka mengabdi tanpa upah atau bayaran yang diberikan namun tak lelah mendidik generasi agar menjadi generasi Alquran. Generasi cerdas dan bertaqwa,” kata Lukman dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (25/9/2022). 

Lukman menuturkan, guru Quran adalah sosok yang senantiasa diperlukan, sehingga kehadirannya perlu dukungan yang kuat dan berkelanjutan. Di sisi lain, Rumah Quran tempat mereka mengajar pun banyak memerlukan fasilitas penunjang seperti papan tulis, meja ngaji, seragam santri, mushaf Quran dan paket Iqro.

"Kepedulian ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati, khususnya sesuai dengan point no 4, yakni mencapai kesataraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan", tegasnya lagi. 

Luman mengajak masyarakat Muslim untuk berzakat, berinak dan bersedekah, antara lain untuk mendukung perjuangan para quru Quran.  “Yuk melalui BMH titip donasi terbaik, setiap rupiah akan bernilai pahala yang kelak akan membersamai kehidupan baik di dunia maupun di akhirat kelak,” kata Lukman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement