Kamis 11 Aug 2022 22:47 WIB

MT Al Ikhlas Bosowa Bina Insani Gelar Baksos  di Ponpes Miftahul Ulum Parung

MT Al Ikhlas Bosowa Bina Insani rutin mengadakan baksos  setiap tahun.

MT Al Ikhlas menggelar baksos Muharram 1444 H d Ponpes Miftahul Ulum Parung.
Foto: Dok MT Al Ikhlas
MT Al Ikhlas menggelar baksos Muharram 1444 H d Ponpes Miftahul Ulum Parung.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --  Bulan Muharram sebagai salah satu bulan yang mulia tentu banyak kebaikan dan keberkahan di dalamnya. Berbagai cara dan acara begitu menggema dalam menyambut dan memeriahkan bulan Allah ini.

Tak terkecuali Majelis Taklim (MT)  Al Ikhlas Bosowa Bina Insani Bogor, hampir setiap tahunnya selalu memeriahkan bulan Muharram dengan agenda rutin seperti santunan dan doa bersama. Pada Muharram 1444 H, MT Al Ikhlas Bosowa Bina Insani melakukan aksis bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Cogreg, Ciseeng, Parung, Jawa Barat, Rabu (10/8/2022).

“Alhamdulillah, pada  tahun ini  kami masih bisa melakukan kegiatan santunan dan rangkaian kegiatan lainnya meskipun begitu banyak kekurangan dan keterbatasan dalam melaksanakannya dikarenakan waktu dan kegiatan yang berdekatan,” kata Ketua MT Al Ikhlas Bosowa Bina Insani Nevita dalam kata sambutannya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (10/8/2022).

Dalam kegiatan santunan tersebut, Nevita didampingi pengurus Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI) Dedeh Soeria Atmadja dan Ustadz Al Ghozali.

Nevita menambahkan, pemberian  santunan tersebut merupakan kegiatan rutin yang selalu diusahakan agar ada setiap tahunnya.  “Tujuannya  agar rahmat dan keberkahan Allah turun untuk kita semua melalui doa doa anak anak yatim piatu duafa di sana,” ujarnya.

Adapun baksos kali ini diadakan di Ponpes Tahfidz Miftahul Ulum Cogreg Parung, yang di pimpin oleh Ustadz  Rusdi. Santunan itu diterima oleh 15 anak yatim dan lima anak piatu, mewakili total 100 santri.

Nevita mengatakan, ada dua momentum besar yang berdekatan di bulan ini, yaitu bulan suci Muharram dan peringatan  Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77.

“Dengan mengangkat semangat Muharram 1444 yang penuh cinta, ini cara kami menebar kebaikan dan merawat kebersamaan.  Tentunya harapan kami kegiatan ini dapat memberikan output berupa meningkatnya rasa kepedulian kita terhadap sesama terkhusus anak yatim dan kaum dhuafa. Dan semoga ke depan, kegiatan serupa masih bisa dilaksanakan dengan cakupan wilayah yang lebih luas lagi,” ujar Nevita.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan baksos tersebut. “Tentunya kegiatan ini juga perlu dukungan dari seluruh pihak yang memiliki kepedulian yang sama. Dengan konsep yang begitu sederhana yaitu menjaga tradisi dan merawat kebersamaan dalam ukhuwah Islamiyah,” kata Nevita.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement