Ahad 31 Jul 2022 17:33 WIB

MRBJ Deklarasi Jadi Masjid Ramah Anak dan Disabilitas 

Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) deklarasi jadi Masjid Ramah Anak dan Disabilitas.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko
Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) mendeklarasikan diri sebagai masjid ramah anak dan disabilitas pada Ahad (31/7/2022).
Foto: Dok MRBJ
Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) mendeklarasikan diri sebagai masjid ramah anak dan disabilitas pada Ahad (31/7/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) mendeklarasikan diri sebagai masjid ramah anak dan disabilitas pada Ahad (31/7/2022). Menurut Ketua Yayasan MRBJJ, Bambang Suprihadi, anak-anak memiliki sejumlah potensi yang patut untuk didukung perkembangannya.

"Anak-anak dengan segala vitalitasnya menyimpan sejumlah potensi yang patut dikembangkan. Di masa yang akan datang ia merupakan pelaku utama dalam perubahan masyarakat, sehingga maju mundurnya kehidupan mendatang ada di tangannya," kata Bambang pada Ahad (31/7/2022). 

Baca Juga

Di mengungkapkan, hal ini sebagaimana yang telah disabdakan oleh Baginda Rasulullah ﷺ, 'Shubbanul yaumri jalul ghad', yang artinya pemuda hari ini akan menjadi generasi penerus di masa yang akan datang. Dan bagaimana dia menjadi orang yang sukses di zamannya amat bergantung kepada keseriusan orang dewasa untuk menjadikan mereka generasi yang berkepribadian Islami, tangguh, bersyakriyah Islamiyah yaitu memiliki pemikiran, perasaan, dan perilaku yang Islami. 

"Anak-anak dengan kepribadian Islami hanya mungkin terwujud bila telah diajarkan kepadanya berbagai disiplin keilmuan yang bersumber dari nilai-nilai Alquran dan Sunnah serta gaya hidup yang meneladani Baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam," ucap Bambang.

Adapun Masjid Raya Bintaro Jaya bersama dengan Yayasan Sayap Ibu Provinsi Banten mengadakan kegiatan Hari Anak Nasional dan peduli terhadap anak-anak disabilitas pada Ahad. 

Dalam rangka Hari Anak Nasional yang jatuh pada Juli, Masjid Raya Bintaro Jaya sebagai masjid percontohan di Kota Tangerang Selatan merangkul anak-anak untuk bergembira bersama dalam sebuah kegiatan istimewa yang tidak akan mereka lupakan. Bersama 750 anak TPQ se-Tangerang Selatan dan anak-anak disabilitas dari Yayasan Sayap Ibu, kegiatan ini diisi dengan menarik, di antaranya yakni melukis tote bag, story telling, tausiyah, dan penampilan dari anak-anak TPQ dan anak-anak disabilitas. Ini diharapkan mampu membawa semangat dan harapan baru bagi anak-anak. 

Di sesi akhir, kegiatan ini juga akan diisi dengan pendeklarasian Masjid Raya Bintaro Jaya sebagai masjid ramah anak dan disabilitas. "Keterbatasan yang dialami oleh anak-anak disabilitas tentunya banyak menghalangi aktivitas mereka. Oleh karena itu kami Panitia mengadakan kegiatan Hari Anak Nasional dan bahagiakan anak disabilitas," kata Bambang. 

Bambang mengatakan, tujuan dari kegiatan ini yakni mendorong semangat dan inspirasi anak-anak, guru, dan orangtua. Kemudian Mensyiarkan dakwah Islam, meningkatkan keimanan, dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Selain itu juga menjadikan anak yang berkepribadian shaleh dan shalehah serta mandiri dalam kehidupannya.

Di samping itu, sebagai wujud dari masjid ramah anak dan disabilitas, MRBJ memberikan tempat parkir dan akses khusus disabilitas agar secara reguler mereka  dapat ikut sholat jumat di masjid. MRBJ turut membangun prasarana bermain bagi anak-anak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement