Rabu 18 May 2022 05:30 WIB

Jeddah Catat Suhu Ekstrem Terpanas 48,3 Derajat Celsius

Musim panas di Arab Saudi akan dimulai pada Juni.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ani Nursalikah
Jeddah Catat Suhu Ekstrem Terpanas 48,3 Derajat Celsius
Foto: Arab News
Jeddah Catat Suhu Ekstrem Terpanas 48,3 Derajat Celsius

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Kegubernuran Jeddah di wilayah barat Makkah mencatat suhu tertinggi di Arab Saudi, Ahad (15/5/2022) dengan 48,3 derajat Celsius. Menurut pernyataan Pusat Nasional Meteorologi atau National Center of Meteorology (NCM), tempat suci Arafah di Makkah berada di urutan kedua dengan 47,5 derajat Celsius.

 

Baca Juga

Kegubernuran Jeddah mencatat suhu ekstrem sebelum masuknya meteorologi musim panas di Kerajaan tahun ini. Menurut NCM, musim panas akan dimulai pada Juni.

 

Dalam tagar yang paling banyak beredar di Twitter di Arab Saudi #Jeddah_Now, warganet mengunggah sejumlah video dan foto tentang cuaca di kegubernuran Jeddah pada Ahad (15/5/2022). Di antara video klip tersebut, yang paling banyak ditonton ialah video klip sejumlah mobil yang diparkir di pinggir jalan.

Sang videografer menghubungkan hal ini dengan merkuri yang tinggi. Para pengemudi pun disebutkan tidak dapat mengemudikan mobil mereka dengan suhu seperti ini.

 

Dalam konteks terkait, NCM memperkirakan cuaca panas hingga panas ekstrem di wilayah Makkah dan Madinah. NCM juga memprediksi angin permukaan yang mengarah ke visibilitas horizontal mendekati nol di atas wilayah Tabuk, Al-Jouf dan Wilayah Perbatasan Utara, dengan kelanjutan badai pasir di wilayah seperti Provinsi Timur dan Riyadh, serta wilayah selatan serta sebagian wilayah Makkah dan Madinah.

https://saudigazette.com.sa/article/620563/SAUDI-ARABIA/Before-onset-of-summer-Jeddah-records-highest-Saudi-temperature-at-48-on-Sunday

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement