REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang pergantian tahun, Badan Wakaf Alquran (BWA) masih menjalankan aktivitas untuk mengantarkan Alquran wakaf demi menjaga amanah para wakif untuk mewakafkan hartanya. Selain itu, juga demi mewujudkan “wakaf menjadi gaya hidup”.
Hari Kamis (30/12), tengah malam, tepatnya pukul 23.00, aktivitas loading dari Baitul Quran BWA masih berlangsung. Kali ini tim Baitul Quran BWA mengirimkan lima ribu Alquran wakaf untuk saudara-saudara Muslim di Bengkulu.
Aktifitas ini melibatkan pula mitra BWA, Galena Logistic yang mengurus transportasi dan memastikan Alquran wakaf sampai pada tujuannya di Bengkulu. Baitul Quran BWA ini berlokasi di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung , Jakarta Timur. Di sinilah Alquran wakaf disimpan, sebelum dikirim ke lokasi yang membutuhkan.
Kepala Baitul Quran, Ir Utama Kamal yang selalu memimpin tim untuk melakukan loading, unloading, pengelolaan penyimpanan Alquran wakaf mengatakan kegiatan mulia ini selalu didukung pihak-pihak yang baik demi terwujudnya solusi untuk umat. “Di bulan Desember ini saja kami sudah mengirimkan 25 ribu Alquran wakaf ke beberapa lokasi. Insya Allah semua yang terlibat mendapatkan gantinya berupa keberkahan dari Allah SWT,” kata Utama Kamal dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (31/12).
Ia menambahkan, sebelum Alquran dikirimkan ke lokasi, kami harus melakukan proses pemasangan sticker barcode yang menandakan secara unik Alquran dari wakif siapa. Sehingga, dapat terlihat nama wakif di Alquran dan memudahkan tracking jika memang dibutuhkan.”
Kamal mengungkapkan, tahun 2021 Baitul Quran BWA mengelola sekitar 300 ribuan Alquran wakaf. Jumlah yang cukup besar untuk dikelola di Baitul Quran, mengingat ruang penyimpanan yang terbatas.
“Insya Allah, demi melayani para wakif, BWA akan meningkatkan jumlah Alquran wakaf di tahun 2022 untuk banyak lokasi di Indonesia. Aktivitas ini dapat dicek di www.bwa.id dan www.wakafquran.org,” kata Kamal.