Kamis 30 Dec 2021 21:42 WIB

Muhasabah MUI, Kiai Marsudi Ajak Umat Perbanyak Amal Saleh

Umat Islam jangan menyia-nyiakan waktu dalam menjalani hidup ini

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
 Sekretaris Jenderal PBNU Marsudi Suhud menyampaikan pidatonya saat menghadiri Harlah Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) ke-54 di Jakarta, Kamis (24/3). (Republika/Rakhmawaty La
Sekretaris Jenderal PBNU Marsudi Suhud menyampaikan pidatonya saat menghadiri Harlah Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) ke-54 di Jakarta, Kamis (24/3). (Republika/Rakhmawaty La

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud mengajak kepada umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan waktu dalam menjalani hidup di dunia ini. Menurut dia, umat Islam harus banyak memperbanyak amal saleh dengan bekerja, kreatif, dan terus berkarya bagi orang banyak. 

"Kita harus bekerja, berkarya, berkretifitas, dan beramal saleh untuk karang banyak," ujar Kiai Marsudi saat sambutan dalam acara Muhasabah Akhir Tahun 2021 yang digelar MUI di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (30/12).  

Kiai Marsudi mengatakan, sebentar lagi akan memasuki tahun 2021. Karena itu, MUI mengajak kepada seluruh umat Islam untuk bermuhabah atau introspeksi diri tentang apa yang sudah diperbuat selama ini dan yang akan dilakukan selama tahun 2020. 

Selain itu, menurut dia, umat Islam juga harus menggunakan sisa umurnya untuk selalu mengingat Allah dan berkarya untuk orang banyak. Menurut dia, hal tersebut sesungguhnya akan mendatangkan banyak keuntungan.  "Ingat, jika kita berkarya untuk orang banyak, sesungguhnya kita yang beruntung. Ketika kita memikirkan orang banyak, maka orang banyak itu akan memikirkan kita," kata Kiai Marsudi. 

Dia pun mengutip hadits nabi, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (H.R. Bukhari). "Jadi kita harus berkarya dan beramal saleh agar bisa dinikmati orang banyak. Itulah intinya," jelas Kiai Marsudi. 

Dengan memperbanyak amal saleh, tambah dia, maka orang akan banyak menangisi ketika dia meninggal dunia. Jika saat lahir menangis, maka orang yang banyak beramal saleh akan tersenyum saat meninggal dunia. "Apa kuncinya? Kreatif, berkarya, jangan takut gagal. Karena kegagalan itu target yang belum tercapai," kata Kiai Marsudi.

Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menggelar acara Muhasabah Akhir Tahun 2021 di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (30/12) malam. Kegiatan doa bersama dan istghosah kubro ini diisidengan tausiyah dari para ulama dan habaib. 

Acara yang digelar secara hibrid ini dihadiri oleh Ketua MUI bidang Dakwah dan Ikhuwah KH Cholil Nafis, Waketum MUI Marsudi Syuhud, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi Dakwah MUI KH Ahmad Zubaidi, Habib Nabiel Al-Musawa, dan Habiburrahman El Shirazy. 

Sementara, tokoh yang hadir secara virtual dan memberikan tausiyahnya adalah Wamenag RI Zainut Tauhid, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar, dan Ustaz Adi Hidayat (UAH).

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement