Ahad 21 Feb 2021 20:03 WIB

Pandemi, Yayasan Baitul Maal BRI Salurkan Zakat Rp 129,9 M

Jumlah penerima manfaat dana zakat tahun 2020 sebanyak 332.678 jiwa

YBM BRI. Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) saat pandemi Covid-19 tahun 2020 telah menyalurkan dan mendayagunakan dana zakat sebesar Rp 129,9 miliar kepada penerima manfaat.
Foto: YBM BRI
YBM BRI. Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) saat pandemi Covid-19 tahun 2020 telah menyalurkan dan mendayagunakan dana zakat sebesar Rp 129,9 miliar kepada penerima manfaat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI) saat pandemi Covid-19 tahun 2020 telah menyalurkan dan mendayagunakan dana zakat sebesar Rp 129,9 miliar kepada penerima manfaat.

Selama tahun 2020 kami telah menyalurkan dan mendayagunakan dana zakat sebesar Rp 129,9 miliar dari total penghimpunan sebesar Rp 135,3 miliar atau sebesar 98,3 persen," kata Ketua Badan Pengurus YBM-BRI Sepyan Uhyandi di Jakarta, Ahad (21/2).

Baca Juga

YBM-BRI pada Sabtu (20/2) 2021 menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 2021 yang diikuti oleh badan pengurus dan supervisor regional YBM-BRI seluruh Indonesia. Mukernas tahun 2021 dilaksanakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diikuti langsung oleh badan-badan organisasi YBM BRI pusat dan berbagai wilayah, di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir mukernas dilaksanakan secara virtual.

Sepyan Uhyandi menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat dana zakat tahun 2020 sebanyak 332.678 jiwa, 679 masjid/mushala, dan 514 sekolah/pondok pesantren yang terhimpun dari seluruh wilayah kerja YBM-BRI. Ia mengatakan pelaksanaan mukernas yang mengusung tema "Merawat Kebaikan dan Menumbuhkan Keberkahan" ini juga untuk mengesahkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2021, memperbaiki beberapa isu kelembagaan maupun kebijakan organisasi guna menambah keberkahan.

"Kebaikan-kebaikan yang sudah ada mari kita rawat bersama supaya lebih memberikan keberkahan. Caranya menyalurkan dana zakat dengan program yang lebih memberikan manfaat bagi mustahik (penerima zakat) dan tepat sasaran sesuai 'asnaf' (delapan golongan yang berhak menerima zakat)," katanya.

Sementara itu Ketua Badan Pembina Syariah YBM-BRI Prof Dr KH M Amin Suma SH, MA berpesanYBM-BRIagar terus meningkatkan kinerja sehingga menjadi lembaga amil zakat (LAZ) yang secara kualitas dan kuantitas dapat dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.Sedangkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Prof Dr H Noor Achmad, MA berharap YBM-BRI dan Baznas dapat bersinergi.

"Harapan kami Baznas dan YBM-BRI dapat terus bersinergi untuk menunjang kesejahteraan umat," katanya.

Melalui mukernas ini diharapkan YBM BRI mampu meningkatkan kinerja dan merancang program yang lebih baik bagi para penerima manfaat dan donatur YBM-BRI, demikian Noor Achmad.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement