Senin 06 Apr 2020 17:18 WIB

Kepala BNPB Setuju Usulan Zikir dan Taubat Nasional

Umat Muslim diajak berzikir dan berdoa dari rumah.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ani Nursalikah
Kepala BNPB Setuju Usulan Zikir dan Taubat Nasional. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (kanan).
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Kepala BNPB Setuju Usulan Zikir dan Taubat Nasional. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo menyetujui usulan anggota Komisi VIII DPR fraksi PKS Bukhori Yusuf terkait ajakan zikir dan berdoa dari rumah. Dirinya mengaku akan menyampaikan usulan tersebut ke staf Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Mudah-mudahan ini semoga menjadi upaya membangkitkan moral, membangkitkan imunitas bangsa kita lewat doa dan zikir," kata Doni dalam rapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Senin (6/4).

Baca Juga

Sebelumnya, usulan tersebut disampaikan Bukhori Yusuf dalam rapat virtual dengan BNPB. Bukhori menanggapi pernyataan Doni yang mengatakan persoalan Covid-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tapi persoalan psikologis.

"Sebenarnya kita sebagai umat beragama memiliki satu obat internal yang begitu dahsyat, tapi belum didayagunakan, yaitu zikir," ujarnya.

Bukhori mengatakan, tidak ada salahnya selain ada upaya-upaya penanganan protokol, cara-cara lain seperti taubat nasional dan zikir nasional dilakukan. Bahkan jika diperlukan taubat nasional tersebut dipimpin langsung oleh wakil presiden Ma'ruf Amin.

"Saya yakin lebih dahsyat daripada makanan bergizi karena makanan selain nutrisi, di sini nutrisi yang bersifat spritual ini sangat penting," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement