Ahad 24 Nov 2019 18:18 WIB

Wamenag Ingatkan Peran Guru Bentuk Generasi Unggul

Wamenag juga mengajak guru untuk meningkatkan kesadaran dan komitmennya

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Agung Sasongko
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin usai rapat dengan Wakil Presiden Ma
Foto: Republika/Fauziah Mursid
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin usai rapat dengan Wakil Presiden Ma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2019 di Bandar Lampung. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan peran penting guru madrasah dan guru agama dalam proses pembentukan SDM Indonesia unggul dan berkarakter. 

"Guru madrasah dan guru agama merupakan bagian penting dalam proses pembentukan SDM Indonesia unggul dan berkarakter," ujarnya dalam keterangan tertulis yang didapat Republika, Ahad (24/11).

Wamenag juga mengajak guru untuk meningkatkan kesadaran dan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya bagi generasi muda. Guru perlu untuk terus mengembangkan profesinya secara berkelanjutan.

Pengabdian guru harus dilandasi panggilan jiwa yang paling dalam sehingga pembentukan karakter bangsa benar-benar tertanam dengan kuat. SDM Indonesia yang unggul disebut hanya akan terwujud manakala dedikasi dan konsistensi para guru tidak pernah putus dan kendor.

Didepan 2000 guru yang hadir, Wamenag mengungkapkan bahwa ide moderasi beragama akan mudah disebarkan ke seluruh anak didik jika guru dapat menyerap substansi ajaran Islam rahmatan lilalamin. Dengan demikian, dalam setiap mata pelajaran yang diberikan kepada siswa, intisari Islam damai dapat masuk ke dalamnya.

Kegiatan yang digelar di Bandar Lampung ini merupakan akhir dari rangkaian peringatan HGN 2019 yang digelar Kemenag. Sebelumnya, digelar lomba senam dan vlog di Jakarta, Gowes Guru Madrasah bersama Wamenag di Yogyakarta, dan  Anugerah Konstitusi Guru. Puncak peringatan HGN 2019 mengambil tema "Teladan Penerang Bangsa". 

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menyebut hari guru menjadi perhatian Kemenag setiap tahun sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan.

Ia lantas mengapresiasi performa guru madrasah yang sangat luar biasa. Mereka memahami materi dan juga memiliki kesadaran yang tinggi terhadap moderasi beragama. "Saya yakin mereka mampu menjadi ujung tombak pembangunan karakter bangsa," katanya. 

Kamaruddin menilai tidak ada bangsa yang memiliki karakter kuat tanpa diawali dari pendidikan yang bermutu. Guru adalah pemain utama dalam mewujudkan hal tersebut.

"Saya berharap, guru-guru dapat mempersembahkan yang terbaik untuk anak didik bangsa sehingga bangsa ini memiliki generai unggul untuk masa mendatang," lanjutnya.

Kemenag kini menaungi 708.167 guru di seluruh Indonesia. Sebanyak 126.293 di antaranya berstatus aparatur Sipil Negara (ASN), dan 581.474 lainnya bukan pegawai negeri.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengungkapkan apresiasi kepada guru-guru yang telah mengajar secara luar biasa. "Tak ada yang bisa jadi apapun tanpa guru. Jasanya tak dapat kita lupakan selamanya. Tetapi saat ini masih banyak kisah sedih di kalangan guru," katanya. Terakhir ia meminta semua pihak memikirkan cara agar kesejahteraan guru senantiasa meningkat setiap tahun. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement