REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Pengurus Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo membantah kabar yang menyebut dugaan keracunan santri setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari dapur internal pesantren. Pihak pesantren juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pengurus Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo, Ahmad Zainal, mengatakan seluruh santriwan dan santriwati yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keluhan kesehatan pascakonsumsi MBG kini telah tertangani dengan baik.
"Seluruh santriwan dan santriwati yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keluhan kesehatan pascakonsumsi program Makan Bergizi (MBG) saat ini telah tertangani dengan baik," kata Ahmad dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, sebagian besar santri yang sebelumnya menjalani perawatan bahkan telah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi sehat dan stabil. Sementara itu, beberapa santri lainnya masih menjalani pemantauan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Ahmad sekaligus menepis berbagai informasi yang beredar di masyarakat terkait kondisi para santri. Ia secara khusus membantah kabar mengenai adanya korban jiwa serta tuduhan bahwa sumber keracunan berasal dari dapur internal pondok pesantren.
View this post on Instagram