Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Hapus Tato Perdana YBS se-Lombok Dimulai

Senin 28 Oct 2019 08:18 WIB

Red: Irwan Kelana

Salah seorang peserta program hapus tato se-Pulau Lombok yang diadakan oleh YBS.

Salah seorang peserta program hapus tato se-Pulau Lombok yang diadakan oleh YBS.

Foto: Dok YBS
Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua minggu.

REPUBLIKA.CO.ID,  MATARAM -- Sabtu, 26 Oktober 2019, Yayasan Berdayakan Sesama (YBS) resmi menggelar kegiatan hapus tato perdana dalam rangkaian roadshow hapus tato se Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut merupakan wujud kerja sama YBS dengan Islamic Medical Service (IMS) Pusat Jakarta dan berisnergi dengan Komunitas Lima Waktu Creative Studio. 

“Alhamdulillah, hari ini kita resmi memulai program hapus tato. Masyarakat begitu antusias karena ini adalah kegiatan yang sangat mereka tunggu-tunggu, dua tahun lebih lamanya,” terang Direktur Utama YBS, M. Fahrurrozi (26/10).

Panitia mencatat bahwa warga yang telah mendaftarkan diri secara online mencapai 2.000 lebih. “Tentu ini adalah angka yang sangat fantastis bagi kami sebagai penyelenggara. Khusus Kota Mataram mencapai 800 lebih peserta,” imbuh Fahrurrozi dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

Direncanakan kegiatan hapus tato akan berlangsung selama 15 hari ke depan sampai pada tanggal 10 November 2019. 

Sisi yang membedakan dari rangkaian hapus tato di Jawa dan Bali – yang diadakan oleh Lazmas BMH  -- adanya kegiatan Inspirasi Kuatkan Sahabat Hijrah.

“Inspirasi Kuatkan Sahabat Hijrah dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan dukungan  moral terhadap sahabat hijrah. Sehingga,  tidak saja mereka semangat hari ini dengan menghapus tatonya, tapi juga termotivasi untuk hidup lebih baik,” ujanya.

photo
Para pendukung kegiatan hapus tato se-Pulau Lombok.

Rozi menyebutkan,  kegiatan hapus tato itu dimeriahkan dengan kehadiran Kang Agus Idwar dari Jakarta (penyanyi lagu-agu religi, pendiri group band Snada). Juga,  Naja Hudia dari Mataram, seorang hafizh cilik Indonesia.  “Gubernur NTB jugaa hadir untuk memberikan dukungannya,” jelas Fahrurrozi.

Rangkaian kegiatan hapus tato itu dimulai di Graha Bhakti Praja Gubernuran, Mataram, Sabtu (26/10).   Kemudian,  di Kedai Kamila Gomong,  Mataram, Ahad (27/10). Setelah itu, di  Gedung Balai Islamic Center Mataram, yang lokasinya di depan Kantor Baznaz  Provinsi NTB,  Senin (28/10). “Insya Allah, menyusul kota-kota lain di Pulau Lombok hingga pertengahan November 2019,” kata Rozi.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan Program Hapus Tato YBS ini didukung oleh banyak pihak.  “Ada Bank Muamalat Indonesia, Baznas Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se-Lombok, MTT Foundation, Baitul Maal Hidayatullah, dan Baitul Maal Muamalat,” ungkapnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA