Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

ACT Salurkan Bantuan Bagi Korban Asap di Sumatra Selatan

Kamis 24 Oct 2019 11:11 WIB

Rep: Zahrotul Octaviani/ Red: Dwi Murdaningsih

ACT mengirimkan bantuan logistik untuk korban asap di Sumatera dan Kalimantan.

ACT mengirimkan bantuan logistik untuk korban asap di Sumatera dan Kalimantan.

Foto: ACT
Pengiriman bantuan dilakukan sejak kabut asap menyelimuti Palembang September lalu.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Selatan masih berikhtiar meredam dampak kabut asap. Salah satunya dengan mengirimkan bantuan logistik berupa beras, gula, air mineral, minyak sayur, susu, biskuit serta kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga

Tiga truk logistik diberangkatkan pada Senin (21/10) ke sejumlah lokasi terdampak, seperti Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Palembang. Berlokasi di halaman kantor ACT Sumsel, acara pemberangkatan bantuan tersebut dihadiri Kepala BPBD Setempat dan perwakilan dari Danramil.

"Alhamdulillah, hari ini (Senin) kita berangkatkan bantuan truk logistik untuk membantu memaksimalkan ikhtiar ACT dalam meredam dampak kabut asap yang terjadi. Tak hanya di Sumsel, kita juga kirimkan dua truk bantuan logistik ke wilayah Jambi," ujar Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah, dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (24/10).

Di hari yang sama, Humanity Food Truck juga menjangkau wilayah Banyuasin, tepatnya di Jl. Melati Raya, OPI 5, Jakabaring. Ratusan makanan siap santap akan disebarkan kepada warga terdampak kabut asap dan warga terdampak kebakaran di Jakabaring.

Pengiriman bantuan pangan dan logistik telah dilakukan sejak kabut asap menyelimuti Palembang pada September lalu. Tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan, ACT Sumsel juga membantu memadamkan api yang terbakar dan membuka layanan kesehatan gratis.

Yang terkini adalah layanan kesehatan yang digelar untuk warga terdampak kabut asap di Jakabaring dan sekitarnya. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama dengan  Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), para perawat dari STIK Bina Husada.

"Bantuan tersebut merupakan hasil kedermawanan masyarakat Indonesia untuk saudara yang terdampak kabut asap. Walau sebagian wilayah di Sumsel sudah mulai turun hujan dan kabut asap mulai berkurang, amanah para dermawan untuk membantu saudara yang terdampak kabut asap tetap dilaksanakan oleh ACT," ucap Head of Marketing ACT Sumsel, Diwadia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA