Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Ketika Nabi Adam Memohon Usianya Dikurangi

Selasa 17 Sep 2019 15:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Bumi

Bumi

Nabi Adam AS pernah memohon pada Allah SWT agar umurnya dikurangi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Nabi Adam AS pernah memohon pada Allah SWT agar umurnya dikurangi. Sebagai gantinya, Nabi Adam AS memohon agar umur Nabi Daud AS diperpanjang.

Seperti ditulis Jihad Muhammad Hajjaj dalam Umur dan Silsilah Para Nabi menuliskan dalam sebuah hadits yang juga disahihkan dan disebutkan oleh Tirmidzi dalam kitab Sahahih-nya nomor 3076. Abu Hurairah r.a menurutkan Rasulullah SAW bersabda ketika Allah SWT menciptakan Adam, Allah mengusap punggungnya lalu jatuhlah dari punggungnya itu semua jiwa yang Allah ciptakan untuk menjadi keturunannya hingga hari kiamat. Lalu Allah menampakan sinar cahaya dari sela-sela kedua mata setiap manusia.

Dalam hadits itu, dijelaskan Nabi Adam kemudian bertanya kepada Allah. Siapa mereka itu? Allah pun menjelaskan bahwa itu adalah anak dan keturunannya kelak. Diantara manusia itu, Adam melihat ada seseorang yang sinar matanya membuatnya takjub. Nabi Adam pun kembali bertanya tentang sosok itu. Allah pun menjelaskan bahwa sosok itu adalah Daud.

Nabi adam kemudian bertanya tentang umur Daud As. Allah pun menjawab umur nabi Daud hanya 40 tahun. Mendengar hal itu, Nabi Adam pun memohon kepada Allah agar mengurangi 40 tahun umurnya untuk menambah umur Nabi Daud.

Allah pun mengabulkan permohonan Nabi Adam. Ketika umur nabi Adam habis, malaikat Maut pun datang. Nabi Adam pun berkata ‘bukankah umurku masih tersisa empat puluh tahun? malaikat maut balik bertanya, bukankah enggkau telah memberikan sisa umurmu itu kepada cucumu Daud?  Karena Adam mempunyai tabita mengelak dan lupa maka keturunannya pun mempunyai tabiat serupa.

Mengenai umur nabi Adam sendiri terdapat pendapat yang berbeda. Ada yang berpendapat 930 tahun, ada pula yang berpendapat 957 tahun dan 1000 tahun. Wallahu ‘alam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA