Kamis 12 Sep 2019 15:57 WIB

Alhamdulillah, Indonesia Juara 3 Hafalan Alquran di Saudi

Indonesia juara 3 menyusul Bangladesh peringkat 2 dan Libya peringkat 1.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi Mengaji
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi Mengaji

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Al Hasan Ahmad Sudarmanto delegasi Indonesia meraih juara ketiga Musabaqah Hafalan Alquran Raja Abdul Aziz Ali Su'ud tingkat Internasional ke-41 1441 H untuk kategori tahfizh 15 juz. Hal itu diumumkan saat penutupan musabaqah di halaman Masjid al-Haram Makkah pada Rabu (12/9) malam waktu setempat.

Al Hasan meraih juara ketiga setelah berhasil melewati babak kualifikasi awal dan masuk ke babak kualifikasi akhir yang diikuti 35 peserta. Atas prestasinya, Al Hasan menerima hadiah dari Pangeran Faishal bin Abdul Aziz sebesar 45 ribu riyal.

Baca Juga

Menteri Agama Islam, Dakwah dan Bimbingan, Abdul Lathif bin Abdul Aziz, dalam sambutannya mengatakan, kompetisi ini diikuti 146 peserta dari 103 negara. Musabaqah ini merupakan lomba hafalan Alquran tertua dan tercanggih di dunia dengan menggunakan teknologi informatika dalam penilaian dan penyelenggaraan lomba.

"Mereka (peserta musabaqah) hadir ke tanah suci dengan membawa hafalan Alquran di hati mereka, sungguh kehadiran mereka para penghafal Alquran membahagiakan kami dan kami bahagia mampu membahagiakan mereka," kata Lathif, berdasarkan siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (12/9).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, mengungkapkan rasa bahagianya atas prestasi Al Hasan sebagai delegasi Indonesia. "Saya bangga menyaksikan secara langsung keberhasilan hafiz Indonesia di tanah suci ini dan jarang sekali peserta Indonesia dapat meraih juara tiga besar," katanya.  

Menurutnya, prestasi Al Hasan sangat luar biasa jika melihat kualitas peserta dari negara-negara Timur Tengah yang dikenal dengan kekuatan hafalannya. 

Senada dengan Dirjen Bimas Islam, Konjen RI di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin. memuji penampilan para hafizh Indonesia yang mampu menembus tiga besar dan mengharumkan nama bangsa dalam event internasional.

"Terimakasih Dirjen Bimas Islam, kami bangga dengan para hafiz yang dibina Pak Dirjen sehingga dapat mengharumkan bangsa Indonesia," ujarnya.

Selain mengikuti kompetisi, para peserta juga diajak berwisata ke beberapa lokasi di antaranya ke Museum Masjid al-Haramaini dan lokasi pembuatan kiswah. Kemudian ke lokasi Arafah Mina, Museum Tower Jam dan menaiki puncak Tower Jam Makkah atau Makkah Royal Clock Tower.

Diketahui, juara kesatu cabang hafalan Alquran 15 juz diraih Abdus Sayyid Sulaiman Sholeh dari Libya. Sementara, juara kedua diraih Ahmad Syihabullah dari Bangladesh.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement