Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Baznas Padang Pariaman Terbakar, Uang Rp 50 Juta Hangus

Rabu 26 Jun 2019 12:28 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Gita Amanda

ilustrasi Kebakaran

ilustrasi Kebakaran

Foto: Republika/ Yasin Habibi
Kemungkinan kebakaran kantor Baznas disebabkan arus pendek listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN- Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang Pariaman habis terbakar pada Selasa (25/6) malam WIB. Kantor yang terletak di Kecamatan Nan Sabaris itu dihabisi si jago merah sekitar pukul 19.40 WIB. 

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho mengatakan api berhasil dijinakkan pada pukul 20.20 WIB. Tapi bangunan Kantor Baznas sudah hangus terbakar. Di mana di dalam bangunan tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp 50 juta yang sudah berubah menjadi abu. 

"Api dijinakkan pukul 20.20 WIB. Tapi bangunan sudah hangus. Uang tunai dan sejumlah arsip tak dapat lagi diselamatkan," kata Rizki, Rabu (26/6).

Bila ditotal, kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp 450 juta. Selain uang tunai, bangunan dan sejumlah arsip penting, emat unit komputer dan dua unit laptop juga ikut terbakar. 

Rizki menceritakan, api pertama kali diketahui oleh warga yang mendengar adaya letusan di Kantor Baznas. Saat itu warga sudah melihat api membesar. Kemungkinan, kejadian ini disebabkan terjadinya arus pendek. Sehingga berakibat munculnya percikan api. Namun sampai hari ini kata Rizki pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran fasilitas umum ini. 

Pimpinan Baznas Padang Pariaman, Kirman membenarkan uang Rp 50 juta milik umat di dalam kantor tersebut ikut terbakar. Begitu juga dengan sejumlah dokumen dan arsip penting lainnya yang tidak sempat lagi diselamatkan. 

"Mulai dari arsip dan surat pertanggungjwaban (SPJ) dari 2013 ikut hangus terbakar," ujar Kirman.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA