Kamis 11 Apr 2019 11:41 WIB

Diplomasi Masjid Indonesia di Luar Negeri Diapresiasi

Kehadiran masjid Indonesia memberikan manfaat utamanya menjalin silaturahim

Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi
Foto: ROL/Havid Al Vizki
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi mengapresiasi diaspora Indonesia yang melakukan diplopasi guna membangun masjid. Dari upaya itu telah terbangun sejumlah masjid Indonesia di berbagai negara.

"Di Bosnia and Herzegovina diaspora Indonesia telah berhasil membangun masjid yang besar dan memiliki pengaruh yang signifikan. Kemudian, di ibu kota Afganistan terdapat masjid yang dibangun oleh diaspora Indonesia dengan cukup megah dan multi guna," kata dia, saat dihubungi Rabu Kemarin.

Bahkan, menurutnya, Indonesia Islamic Centre yang berada di Afganistan menjadikan masjid central berbagai macam sarana dan prasarna.

"Di Afganistan, Indonesia islamic centre itu ada masjidnya, ada sekolahnya, ada kliniknya itu subhanallah bagus sekali dan kita sekaligus bisa berdiplomasi di bidang budaya dan agama," katanya.

Dia berharap diplomasi seperti itu dapat terus dijaga dengan baik agar memberi manfaat bagi Indonesia kedepannya. "Kita dapat mendatangkan tokoh-tokoh dari negara lain, bekerja sama dengan lokal banyak sekali," jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement