Selasa 25 Dec 2018 05:00 WIB

Muhammed Umar Rao: Islam Telah Memberinya Pencerahan

Awalnya Muhammed Umar Rao sangat membenci umat Islam.

Mengingat Allah Ilustrasi.
Foto: ANTARA FOTO/Jojon
Mengingat Allah Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Awalnya Muhammed Umar Rao sangat membenci umat Islam. Namun, setelah membaca kitab suci Alquran, pria India ini justru menemukan apa yang ia cari selama ini, yang akhirnya berujung pada suatu keputusan besar yang diambilnya.

Rao memutuskan untuk memeluk Islam di usianya yang terbilang masih remaja, yakni sekitar 18 tahun. ''Saya merasa diberkati dengan agama Allah ini,'' ujarnya singkat.

Berasal dari keluarga kelas menengah berkasta Brahma, sejak kecil Rao sudah dididik dengan ajaran dan nilai-nilai Hindu. Pendidikan agama ini ia peroleh langsung dari bimbingan salah seorang pamannya dari pihak ibu.

Sementara keluarga besarnya memang dikenal sebagai keluarga yang sangat membenci umat Islam. Karenanya, tak mengherankan jika ia tumbuh menjadi seorang pemeluk Hindu yang fanatik.

Di usianya yang masih belia, Rao bergabung dengan salah satu kelompok politik nasionalis Hindu terbesar di India, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS). Di India, RSS dikenal sebagai kelompok Hindu garis keras yang sangat membenci umat Islam di sana.

''Saya selalu menebar kebencian terhadap Islam, termasuk di ruang publik sekalipun,'' ungkapnya. Salah satu contohnya adalah Rao kerap mengencangkan volume musik yang sedang dinikmatinya manakala terdengar suara azan.

sumber : Oase Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement