Ahad 24 Dec 2017 15:50 WIB

Pemerintah Harus Minta Hong Kong Jelaskan Soal Ustaz Somad

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko
Ustaz Abdul Somad
Foto: Facebook
Ustaz Abdul Somad

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis prihatin atas penolakan ustaz Abdul Somad yang akan berdakwah di Hongkong. Kiai Cholil meminta pemerintah Indonesia meminta penjelasan kepada pemerintah Hongkong.

Setelah mendengat kabar penolakan tersebut, Kiai Cholil langsung menghubungi ustaz Somad untuk memastikan kebenarannya. Ustaz Somad pun membenarkan kejadian tersebut.

"Tadi pagi saya sempat memastikan via WA kepada beliau ternyata beliau benar bahwa dicurigai teroris," kata Kiai Cholil menjelaskan penjelasan ustaz Somad kepada republika.co,id, Ahad (24/12).

Ustaz Somad ketika sampai di imigrasi dilakukan pemeriksaan. Setelah itu, lanjut Cholil, ustaz Somad dideportasi.

Namun, Kiai Cholil meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang menyikapi peristiwa ini. Semuanya harus menunggu penjelasan dari pemerintah.

"Kita tetap tenang. Semua perjalanan dakwah pasti menemukan tantangannya dan kita sabar dan tangguh menghadapinya," ujarnya.

Sebelumnya, ustaz Somad terpaksa membatalkan agenda ceramahnya di Hong Kong karena adanya penolakan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/12) sore ketika baru saja mendarat di Bandara Hong Kong. 

Ia dihadang oleh sejumlah orang tidak berseragam lalu menginterogasinya. Usai diinterogasi, oleh orang-orang tersebut ustaz Somad diantar ke pesawat untuk kembali ke Indonesia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement