Rabu 21 Jun 2017 20:17 WIB

MUI Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Rep: Muhyiddin/ Red: Ilham Tirta
Arifin Panigoro
Foto: Republika
Arifin Panigoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan "Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” bersama dua perusahaan besar, yiatu Medco Group dan BUMN PT. Bahana Artha Ventura (BAV). Langkah ini sebagai tindak lanjut dari Kongres Ekonomi Umat yang telah dibuka Presiden Joko Widodo pada 22-24 April lalu di Jakarta.

Dalam acara peluncuran program ini hadir founder Medco Group, Arifin Panigoro, Ketua MUI Ma'ruf Amin, dan juga Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Program ini merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang melibatkan banyak pihak, termasuk pondok-pondok pesantren dan berbagai Ormas Islam.

Arifin Panigoro mengungkapkan, sejak awal Medco Group memang berkomitmen untuk terlibat dalam gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini. “Karena tujuannya jelas, agar masyarakat punya budaya entrepreneurship, meningkatkan penghasilan, dan pada akhirnya mensejahterakan umat,” katanya dalam acara peluncuran program tersebut di Griya Jenggala, Jakarta Selatan, Rabu (21/6).

Ketua MUI, Ma'ruf Amin mengatakan, lembaganya akan terus mendorong dan mengawal pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat ini hingga seluruh Indonesia. “Dari tingkat pusat hingga MUI di daerah-daerah akan terlibat dalam gerakan ini sehingga perekonomian umat bisa terangkat,” kata Kiai Ma'ruf.

Peluncuran program ini merupakan upaya untuk mempercepat pelaksanaan pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Sebagai tahap awal, sejumlah pondok pesantren, ormas Islam, koperasi, dan UMKM dari empat provinsi di Indonesia dilibatkan dalam program ini.

Pilot project yang akan diluncurkan dalam “Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” ini di antaranya adalah “Program Domba Nasional (Prodombas)” yang melibatkan sembilan mitra usaha dan satu perusahaan inti di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Selain itu, turut diresmikan “Program Konco Jagung” di Bojonegoro, Jawa Timur. Dan terakhir adalah “Program Pengasuhan Bisnis” yang melibatkan perusahaan, pondok pesantren, dan Perusahaan Modal Ventura Daerah.

Dengan tiga pilot project tersebut, program ekonomi umat di Indonesia diharapkan akan cepat bergulir sehingga bisa membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement