Selasa 13 Jun 2017 05:12 WIB

Muslim Ceko Kompak Bentuk Komunitas Islam

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Agung Sasongko
Ikon Kota Praha, Charles Bridge.
Ikon Kota Praha, Charles Bridge.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Saat ini, masjid-masjid di kota Brno dan Praha merupakan satu-satunya badan resmi yang mewakili umat Muslim di Ceko. Namun, komunitas Muslim baru dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim yang semakin berkembang.

Mohammed Abbas seorang tokoh media, penerbit Alquran dan terjemahan Rhiyadusalihin dalam bahasa Ceko membentuk komunitas Islam. Saat ini, mereka sedang mengumpulkan tanda tangan hingga 300 orang agar dapat diresmikan oleh negara, sehingga mendapatkan pendanaan.

Komunitas ini diharapkan dapat menyewa, membangun, dan mengelola pusat Islam serta mendirikan sekolah Islam. Selain itu, setelah 10 tahun dapat meminta hak istimewa me nyediakan kebutuhan ibadah tentara dan warga binaan di penjara serta mendukung pernikahan secara Islam.

Selain itu, seorang wanita mualaf Jitka Cervinko membuat komunitas Islam daring berbasis Facebook dengan grup Muslim dari Republik Ceko. Sejak November 2008 dibuat, ang gotanya telah mencapai 300 orang.

Penyebaran Berkat Ekspansi Ottoman

Kehadiran Islam pertama kali di Ceko tercatat dalam sebuah dokumen karya Ibrahim ibn Jaqub pada 964-965. Dia merupakan Muslim berdarah Yahudi yang berasal dari Spanyol.

Tulisannya kemudian diterbitkan menjadi sebuah sumber cerita pertama mengenai penyebaran Islam di Eropa Tengah. Dalam tulisan tersebut, penyebaran Islam terjadi saat tentara Ottoman mengepung Wina hingga Moravia.

Kemudian, ketika hubungan dagang antara kekaisaran Austria- Hongaria dan Ottoman muncul pada abad ke-19. Namun, pengaruh Islam terhadap kehidupan Ceko masih sangat minim.

Ceko sebelumnya merupakan wilayah bagian dari Kerajaan Austria Hungaria. Pada 1912 undangundang ditetapkan bahwa kerajaan mengakui Islam sebagai sebuah agama resmi.

Kerajaan Austria juga ketika itu mengizinkan Komunitas Muslim pertama, yaitu Muslimske Nabo zenske Obce Pro Ceskoslovensko pada 1934. Tapi, pada 1949 komunitas tersebut dibubarkan.

Kemudian, umat Muslim Ceko berusaha kembali mendirikan komunitas Muslim baru pada 1968, tapi gagal. Baru pada 1991 pusat komunitas Muslim Ceko berdiri. Mereka menamakan organisasinya dengan sebutan Ustredi Muslimskych Nabozenskych Obci.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement