Rabu 17 May 2017 13:32 WIB

Takmir Bantah Masjid Al-Hikmah Den Haag Dijadikan Pusat Kegiatan Simpatisan Ahok

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Agus Yulianto
Masjid Al HIkmah, Den Haag, Belanda.
Foto: Blogspot.com
Masjid Al HIkmah, Den Haag, Belanda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Takmir Masjid Al-Hikmah, Den Haag, Belanda, Nur Hasyim Al Aydrus, membantah berita yang menyatakan Masjid Al-Hikmah digunakan untuk melakukan aksi atau kegiatan menolak vonis terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia sangat menyayangkan pemberitaan tersebut bisa meluas tanpa mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut ke pihak DKM Masjid Al Hikmah.

"Sama sekali tidak benar. Saya menyayangkan sekali adanya pemberitaan demikian. Ini membuat jamaah masjid sangat sakit hati dengan tuduhan yang dilayangkan pada kami," kata Nur Hasyim saat dihubungi via Whatsapp oleh Republika.co.id, Rabu (17/5).

Dia mengatakan, hingga kini, masjid yang dibangun oleh keluarga besar Cendana itu hanya dipakai untuk kegiatan yang menyangkut ibadah umat. Karena jika digunakan selain ibadah, kata dia, hal tersebut sangat menyalahi aturan dan amanah yang diberikan pada Masjid Al-Hikmah.

"Saya tegaskan lagi, berita itu tidak benar. Itu fitnah," tegas Nur Hasyim.

Dalam surat hak jawabnya Nomor : 17/05/I/Al-Hikmah/2017, pengurus masjid Al Hikmah menuliskan beberapa poin klarifikasi. Pertama, pengurus Masjid Al-Hikmah menegaskan bahwa berita tentang masjid dijadikan sarana untuk berpihak pada kepentingan politik adalah berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab.

Kedua, berita/isu bohong ini telah beredar di beberapa media sosial (termasuk di grup WA) dan sudah kami klarifikasi bahwa itu sama sekali tidak benar. Poin berikutnya yakni selama ini masjid Al Hikmah merupakan tempat beribadah dan kegiatan belajar mengajar keagamaan yang digunakan tidak hanya Muslim yang berasal atau keturunan Indonesia tapi juga ummat muslim dari negara lain yang berdomisili di Belanda.

''Masjid Al-Hikmah dikenal sebagai tempat yang mempromosikan dan mengajarkan ajaran Islam yang moderat di kalangan publik Belanda dan tidak pernah terlibat dengan kegiatan politik tertentu,'' sebut poin lainnya dalam surat hak jawab yang ditandatangani oleh Nur Hasyim Al Aydrus tersebut.

Pengurus Masjid Al Hikmah juga menyayangkan pemberitaan yang dilakukan secara sepihak tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu ke pihak pengurus masjid Al Hikmah (Both-sides Story). Keenam atau poin terakhir, saat ini pengurus masjid Al Hikmah sedang mempelajari untuk melaporkan para pihak yang sengaja menyebarkan berita bohong tentang Masjid Al Hikmah ini agar diproses sesuai ketentuan hukum di Negeri Belanda.

Berita ini merupakan bagian dari pemberian hak jawab atas berita yang berjudul: Keluarga Cendana Terima Keluhan Masjid Al Hikmah Belanda Dipakai Aksi Bela Ahok

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement