Senin 19 Dec 2016 15:18 WIB

Ini 3 Manfaat Terjemahan Alquran Berbahasa Daerah

Rep: wahyu suryana/ Red: Damanhuri Zuhri
Terjemahan Alquran
Foto: blogspot
Terjemahan Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, secara resmi meluncurkan Terjemahan Alquran Bahasa Batak Angkola, Toraja dan Mongondow.

Dalam sambutannya, ia menuturkan setidaknya tiga manfaat hadirnya Terjemahan Alquran berbahasa daerah. "Pertama, memberikan pelayanan keagamaan umat beragama, terutama yang tidak akrab dengan bahasa Indonesia," kata Lukman menjelaskan, Senin (19/12).

Menurut Lukman, dengan kehadiran Terjemahan Alquran itu, masyarakat daerah memiliki kesempatan memahami isi Alquran, sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman hidup. Kedua, lanjut Lukman, terjemahan Alquran diharapkan membantu pelestarian, konservasi atau pemeliharaan budaya lokal, terutama bahasa sebagai unsur terpenting budaya.

Lukman menekankan, ketika bahasa daerah digunakan untuk memahami Alquran lewat bahasa ibu, pemilik Alqu'an secara kultural akan berusaha menjaganya sebaik mungkin, karena nilai kesakralan dan kecuiannya. Dengan begitu, pemiliknya tidak akan berani memperlakukan seenaknya, sehingga terjemahan dapat terus terjaga dan terhormat.

Ketiga, sambung Lukman, terjemahan Alquran bahasa daerah dapat diperankan sebagai metode paling efektif pelestarian bahasa daerah sendiri, yang belakangan cenderung mengalami kepunahan.

Terlebih, penelitian yang telah dilakukan pada 2013 lalu, sudah mengindikasikan kepunahan bahasa daerah yang dikarenakan tidak adanya upaya melestarikan bahasa itu sendiri. "Sehingga, upaya ini sangat strategis bagi penghindaran kepunahan bahasa daerah yang jadi kekayaan budaya bangsa Indonesia," ujar Lukman menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement