Ahad 13 Sep 2015 06:39 WIB

Kisah Muslim Uganda Penjual Sepatu Bekas Mampu Berangkat Haji

Rep: C27/ Red: Angga Indrawan
Pelaksanaan ibadah haji di Makkah.
Foto: reuters
Pelaksanaan ibadah haji di Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, KAMPALA -- Ahmed Twalib Kamya Kalungi, seorang warga Uganda, akhirnya bisa mewujudkan mimpi untuk melaksanakan ibadah Haji di tanah Arab Saudi. Selama sepuluh tahun secara terus menerus, ia sebelumnya hanya bisa mengantar calon jamaah haji Uganda menuju Bandara Internasional Entebbe.

Dilansir On Islam, Ahad (13/9), sehari-hari, Ahmed Twalib menjual sepatu bekas dan kayu kontruksi. Dengan pekerjaannya itu, Ahmed sadar bahwa tidak akan mampu untuk melakukan pembayaran untuk melaksanakan ibadah haji yang pembiayaannya terus meningkat tiap tahunnya

Menyadari hal tersebut, Ahmed memulai peluang baru pada tahun 2005. Dari uang hasil penjualan sepatunya, ia membeli satu acre tanah dan pohon eucalyptus yang bisa langsung ditanam. Melalui itulah Ahmed bisa mulai mencicil membayar setoran untuk biaya ibadah haji.

Pada bulan Januari tahun ini, Ahmed Twalib menyetor sebanyak 409 dolar AS sambil menunggu pohon untuk tumbuh dewasa dan siap untuk dipanen. Pada bulan Mei, ayah dari 12 anak ini sudah dapat memanen pohon dan dan membayar angsuran lainnya sebesar 2.182 dolar. Untuk menggenapi biaya haji sebesar 4.150 dolar, ia terus membayar secara angsuran selama lima bulan hingga saat masuk bulan Ramadhan jumlah tersebut telah tergenapi.   

"Sangat senang dan merasa bangga bahwa aku termasuk orang yang dipilih oleh Allah untuk pergi ke Makkah. Saya tidak tahu itu akan terjadi tahun ini, saya masih tidak percaya, " katanya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement