Senin 03 Nov 2014 11:30 WIB

IIBF 2014, Kolaborasi Pameran Buku dan Ragam Kebudayaan (2-habis)

Rep: sonia fitri/ Red: Damanhuri Zuhri
Suasana pengunjung yang mengunjungi Indonesia International Book Fair (IIBF) 34th di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11). IIBF 34th yang diikuti oleh 11 Negara Asia ini pertama kali diadakan di Indonesia setelah sebelumnya telah dilakukan sebanya
Foto: Raisan Al Farisi/Republika
Suasana pengunjung yang mengunjungi Indonesia International Book Fair (IIBF) 34th di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11). IIBF 34th yang diikuti oleh 11 Negara Asia ini pertama kali diadakan di Indonesia setelah sebelumnya telah dilakukan sebanya

REPUBLIKA.CO.ID,

Maka, mengunjungi IIBF menjadi kebahagiaan tersendiri bagi ketiganya. Karena pameran tersebut, selain menyediakan banyak buku bagus dan beragam, juga menjadi sarana untuk menunjukkan Islam adalah agama yang damai. Yakni tampak dalam rangkaian pameran Arab Saudi yang mendominasi.

"Senang, kita bisa berkesempatan ngobrol sama orang Arab, melihat Syeikh As-Sudais, dapat banyak souvenir, tapi sayangnya kita nggak kebagian air zam-zam," tambah Risanti sembari tersenyum. Yang jelas, mereka berharap pandangan buruk tentang Islam dapat terkikis seiring komunikasi yang terus dijalin antarbangsa.

Ketua Panitia IIBF 2014 Remon Agus kepada Republika, Sabtu (1/11) menegaskan, Arab Saudi sebagai negara tamu kehormatan membawa misi, menunjukkan kepada dunia tentang semangat Islam yang penuh kasih sayang. "Islam memberi kesejukan bagi semua orang, bukannya teror," katanya.

Lewat omongannya, ia menyampaikan harapan pemerintah Arab agar masyarakat dan pengunjung menyukai Islam, serta bertambah wawasannya dalam mengikuti perkembangan terbaru literasi, buku, hasil budaya dan hal lainnya. Sehingga, mata dunia dapat terbuka untuk menyadari betapa indahnya keberagaman.

Mendukung misi tersebut, Republika Penerbit tak mau ketinggalan andil. Melalui karya-karya yang diterbitkan, Republika secara konsisten menghadirkan karya terbaik dari penulis best seller.

Di antara karya terbaik itu, Api Tauhid karya Habiburrahman el-Shirazy, Novel Rindu karya Tere Liye, buku Berguru the News Anchor pada Najwa Shihab karya Brilliant K Jaya, buku ISIS Jihad atau Petualangan karya pengamat timur tengah Ikhwanul Kiram Mashuri, serta buku Perjuangan Melawan Kalah karya Nashihin Masha dan banyak karya lainnya.

"Harapannya, penerbit memberikan kontribusi yang baik dan memberi informasi terbaru khususnya soal ISIS," kata GM Redaksi dan Promosi Republika Penerbit Syahrudin el Fikri.

Republika Penerbit, lanjut dia, menyajikan karya sesuai dengan kondisi Islam Indonesia yang moderat dan cinta damai, ridak menebar konflik dan sangat toleran terhadap pihak lain.

Ia menyebut, target penjualan yang ingin diraup yakni mencapai Rp 200 juta penjualan buku sampai hari terakhir. Meski begitu, ia menegaskan pada intinya Republika Penerbit ingin menjadi bagian yang berkontribusi dalam penyampaian pesan Islam yang damai, tak hanya di pameran, tapi terus dari masa ke masa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement