Sabtu 06 Sep 2014 17:36 WIB

Soal Makam Rasul, Ini Penjelasan Masjidi Al Haram dan An Nabawi

Rep: c91/ Red: Mansyur Faqih
Makam Rasulullah
Foto: Ilustrasi
Makam Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Pihak Masjidi Al Haram dan An Nabawi akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar pemindahan makam Muhammad SAW. Menurut mereka, pemerintah Arab Saudi tak pernah memerintahkan hal itu.

Al Arabiya melaporkan, Sabtu (6/9), jubir kepemimpinan umum untuk urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi, Ahmad Al Manshur membantah informasi tentang makam nabi di masjid An Nabawi yang dikemukakan seorang peneliti.  

Informasi itu juga dianggap bukan menjadi sikap negara. Melainkan pernyataan pribadi sang peneliti. 

Ahmad Al Manshur meminta para peneliti agar tidak menyibukkan diri dengan berbagai hal yang bisa menimbulkan fitnah. Informasi mengenai makam Rasul juga diminta tak dibesar-besarkan. Terutama yang berhubungan dengan Masjidil Haram.

Ia menegaskan, negara berusaha untuk melakukan pelayanan terhadap Al Haramain As Syarifain. Karenanya, tak akan menyentuh segala hal yang sudah berlaku. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement