Rabu 22 Jan 2014 14:48 WIB

Islamic Book Fair Mulai Go International

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Hafidz Muftisany
Persiapan Islamic Book Fair 2014. IBF 2014 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno pada 28 Februari hingga 9 Maret 2014
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Persiapan Islamic Book Fair 2014. IBF 2014 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno pada 28 Februari hingga 9 Maret 2014

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ajang pameran buku Islam nasional terbesar, Islamic Book Fair (IBF), mulai Go International. Selain menyediakan stan untuk penerbit asing, acara juga akan diisi pembicara-pembicara asing.

Dalam temu media di Rabu (22/1), di Jakarta, Ketua Ikapi DKI Jakarta Afrizal Sinaro mengatakan sudah saatnya IBF Go Internasional pada 2015--2016 dan 2014 jalan ke sana mulai dibuka. IBF menjadi salah satu jalan menunjukkan Islam jadi Rahmatan lil alamin menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saat mayoritas negara di dunia ribut, kata Afrizal, Indonesia tetap tenang. Indonesia mayoritas penduduknya Muslim dan menjadi negeri dengan pondok pesantren terbanyak di dunia.

Pakar dan cendikia juga banyak dimiliki bangsa ini. ''Jadi suudah saatnya Indonesia jadi pusat iptek, budaya dan peradaban Islam, salah satunya melalui buku,'' ungkap dia.

Melalui kebersamaan penerbit Islam, IBF jadi milik umat. Ini diharapkan bisa menjadi bagian perkembangan dan kemajuan umat Islam.

Ketua panitia IBF 2014 Abdullah Fannani mengatakan sudah ada empat pembicara asing yang sudah mengkonfirmasi hadir. Salah satunya adalah pakar sejarah peradaban Islam dari Mesir.

IBF ke-13 ini akan digelar di Istora Gelora Bung Karno Jalarta, 28 Februari hingga 9 Maret 2014 mendatang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement