Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Baznas Buat Program Desa Zakat Perdana di 41 Kabupaten

Senin 15 May 2017 06:28 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Dwi Murdaningsih

Salah satu potret kemiskinan di ibukota (ilustrasi).

Salah satu potret kemiskinan di ibukota (ilustrasi).

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menggelar program desa zakat pada Bulan Ramadhan tahun ini. Program unggulan tersebut diharapkan dapat ditiru oleh lembaga filantropi lainnya untuk memberdayakan masyarakat miskin di Indonesia.

Direktur Amil Zakat Nasional Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, program desa zakat tersebut dilakukan untuk pertama kalinya dan merupakan program jangka panjang untuk mengentaskan 1 persen angka kemiskinan dalam setiap tahunnya.

"Kami akan menggelar namanya Desa Zakat. Zakat Community Development. Kami akan membuat program ini di 41 Desa di 41 Kabupaten di Indonesia. Harapannya Zakat Community Development ini menjadi Desa Zakat," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (14/5).

Menurut dia, Zakat Desa yaitu program yang disiapkan untuk membangun warga miskin di desa melalui berbagai program pengembangan zakat. Mustahik yang ada di desa itu, kata dia, nantinya akan mendapatkan bantuan awal. Selanjutnya, para muzakki di desa tersebut akan diajak untuk membantu orang miskin tersebut, baik di bidang pendidikan maupun bidang kesehatan.

"Jadi bukan bagi-bagi saja. Jadi ini untuk mewujudkan suatu desa itu yang melaksankan ajaran zakat di mana si kaya membantu yang miskin, kemudian yang kuat membantu yang lemah dengan konsep zakat," ucapnya.

Selain program desa zakat tersebut, untuk menyambut Ramadhan Baznas juga meningkatkan program layanan untuk membuat para muzakki mudah menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya. Misalnya, dalam Bulan Ramadhan tahun ini Baznas akan menyediakan 200 gerai-gerai zakat se-Jabodetabek.

"Kemudian kami juga membetikan layanan zakat inklusi. Jadi sekarang tidak perlu zakat ke kantor Baznas langsung tapi bisa zakat online juga," katanya.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA