Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tiga Hal Penting dalam Isra dan Miraj Rasulullah

Rabu 03 Apr 2019 06:06 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Perjalanan Hidup Rasulullah

Perjalanan Hidup Rasulullah

Foto: mgrol102/Republika
Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah

Isra Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid al-Haram di Makkah ke al-Aqsha di Yerusalem. Kemudian, Rasulullah melanjutkan perjalanannya menuju sidratul muntaha untuk menerima wahyu dari Allah SWT. Peristiwa ini terjadi pada tahun 621 M, dua tahun setelah wafatnya Siti Khadijah, istri Rasulullah.

Saat Isra Miraj terjadi, Rasulullah sedang menginap di rumah Ummu Hani, putri Abu Thalib. Ketika itu, Rasulullah dan keluarga Ummu Hani melaksanakan shalat berjamaah.

Pada malam hari Rasul mengunjungi Ka'bah. Karena mengantuk, Rasulullah tertidur di Hijir Ismail. Pada saat itulah, Malaikat Jibril mendatanginya hingga tiga kali dan mengajak sang Nabi pergi. Isra Mi'raj dimulai. Berikut adalah tiga hal terkait peristiwa itu.

Buraq
Nabi Muhammad bangkit dan berdiri di samping Jibril. Malaikat pembawa wahyu ini mengajaknya menuju pintu masjid. Di sana terlihat seekor buraq, hewan berwarna putih, seperti peranakan antara kuda dan keledai dengan sayap di sisi tempat menggerakkan kakinya. Langkahnya sejauh mata memandang. Rasulullah dan Jibril menunggangi buraq.

Masjid al-Aqsha
Bersama Jibril, Rasulullah melakukan perjalanan ke utara Yasrib dan Khaybar hingga ke Yerusalem tepatnya Masjid al-Aqsha. Kemudian, dia bertemu para nabi pendahulunya: Ibrahim, Musa, Isa, dan nabi-nabi lainnya. Ketika shalat di Baitul Maqdis, seluruh nabi menjadi makmum Rasulullah.

Sidratul Muntaha
Salah satu tafsir tertua berdasarkan hadis Nabi dikatakan, sidratul muntaha berakar pada singgasana (Arsy). Itu menandakan puncak pengetahuan setiap orang yang berpengetahuan baik, termasuk di dalamnya malaikat dan rasul. Segala sesuatu di atasnya adalah misteri yang tersembunyi, tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah semata. Di sidratul muntaha, Rasulullah menerima perintah shalat.

sumber : Pusat Data Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA