Kamis 21 Mar 2019 15:00 WIB

Menelusuri Jejak Manuskrip Peradaban Islam

Melestarikan ilmu pengetahuan telah lama dirintis para ilmuwan dan ulama.

Manuskrip-manuskrip kuno
Foto: Amusing Planet
Manuskrip-manuskrip kuno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Melestarikan ilmu pengetahuan telah lama dirintis. Kaum intelektual Muslim menuangkan pemikiran dan gagasan mereka dalam sebuah karya. Maka itu, banyak manuskrip yang berisi catatan pemikiran gemilang mereka. Lalu, menjadi warisan dan rujukan bagi generasi Muslim selanjutnya.

Manuskrip ini terserak di berbagai wilayah pemerintahan Muslim. Irak, misalnya, sejak periode awal perkembangan peradaban Islam, memiliki peran penting dalam menghasilkan teks-teks tertulis. Sejumlah kota di Irak menjadi sentra manuskrip yang merangkum peradaban Islam.

Baca Juga

Kufah, yang ditetapkan menjadi pusat pemerintahan pada 638 Masehi, merupakan salah satu pusat penulisan karya-karya ilmiah. Peran lain kota ini adalah pengembangan bahasa Arab tertulis. Hingga kemudian, lahirlah gaya penulisan Kufi, baik dalam penulisan Alquran maupun ornamen pada bangunan penting.

Selain itu, ada Basra. Di kota inilah, mula-mula berkembang literatur prosa Arab dan penulisan gramatikal bahasa Arab. Tak hanya itu, Basra merupakan titik penting dalam perkembangan puisi pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah dan awal kekuasaan Dinasti Abbasiyah.

Pada abad ke-10 Masehi, di sana sejumlah perpustakan penting berdiri. Pendirian ini terutama dilakukan seorang intelektual, Ibnu Sawwar, yang disebut sebagai Dar al-Ilm. Perpustakaan-perpustakaan tersebut merupakan perpustakaan wakaf pertama.

Baghdad pun menjelma menjadi kota yang sangat penting dalam perkembangan literatur selama empat abad sejak abad ke-8 Masehi, setelah kota ini ditetapkan menjadi ibu kota pemerintahan Dinasti Abbasiyah. Banyak manuskrip ditemukan di sana.

Sebab, di kota inilah tradisi ilmiah dan sastra Arab mengalami perkembangan yang begitu pesat. Bertebaran pula bangunan perpustakaan yang menyimpan teks-teks dalam beragam bidang kajian ilmu.

sumber : Islam Digest Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement