Kamis 01 Feb 2018 18:49 WIB

Di Keterbatasan Pengungsian, M Ubaid Hafal 21 Juz Alquran

Ubaid bersama 28 temannya menghabiskan waktu delapan jam perhari mempelajari Alquran.

 Di Keterbatasan Pengungsian, M.Ubaid Hafal 21 Juz Alquran
Di Keterbatasan Pengungsian, M.Ubaid Hafal 21 Juz Alquran

REPUBLIKA.CO.ID,BANGLADESH--Hidup di pengungsian dengan segala keterbatasannya tidak menyurutkan semangat Muhammad Ubaid untuk menghafal Alquran. Ubaid adalah salah satu anak yang mengungsi di Kamp Balukhali, Cox’s Bazaar, Bangladesh.

Sejak 1,5 tahun yang lalu, Ubaid berusaha menghafalkan Alquran di tengah konflik yang terjadi. Hasil dari ketekunannya, hingga saat ini Ubaid telah berhasil menghafal 21 juz Alquran. ''Alhamdulillah saya masih bisa menghafalkan Alquran. Usaha saya selama 1,5 tahun ini membuahkan hasil. Saat ini saya sudah hafal 21 juz,'' ungkap Ubaid kepada tim kemanusiaan Rumah Zakat, dalam siaran pers Rumah Zakat yang diterima Republika, Kamis (1/2).

Saat konflik sedang memuncak, semenjak September 2017 Ubaid yang masih berusia 11 tahun ini mengungsi bersama kedua orang tua dan keempat kakaknya di Kamp Balukhali. Saat ini, Ubaid bersama 28 temannya menghabiskan waktu selama delapan jam per hari untuk mempelajari Alquran. Harapan mereka bisa menjadi hafidz yang bisa mengubah kehidupan muslim Rohingya di masa depan.

Saat tim kemanusiaan Rumah Zakat membagikan Alquran baru untuk anak-anak Rohingya, termasuk Ubaid, ia tampak senang karena Alquran yang ia punya sudah rusak dan kotor. ''Ubaid terlihat senang mendapatkan Quran yang baru dan bersih. Ia juga semakin bersemangat untuk menyelesaikan hafalannya hingga 30 juz,'' tim kemanusiaan Rumah Zakat, Surianto.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement