Senin , 09 Oktober 2017, 23:53 WIB

Kaca Mata Baca untuk Ibu-Ibu Majelis Taklim

Red: Dwi Murdaningsih
rumah zakat
Rumah Zakat memberikan bantuan kaca mata untuk ibu-ibu majelis taklim.
Rumah Zakat memberikan bantuan kaca mata untuk ibu-ibu majelis taklim.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Rumah Zakat melalui Fasilitator Desa Berdaya Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang memberikan bantuan kaca mata baca kepada ibu-ibu majlis taklim, Jumat (6/10) di Rumah Inspirasi Dusun Sikepan 1, Bringin, Srumbung, Magelang. Kaca mata baca ini diberikan secara cuma-cuma supaya ibu-ibu yang notabene berusia rata-rata di atas 50 tahun itu bisa jelas melihat dan membaca huruf-huruf hijaiyah pada Iqro maupun Alquran.

Martini, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat ingin membantu ibu-ibu majlis taklim yang setiap malam belajar mengaji di Rumah Inspirasi denganya. “Ibu-ibu itu mengajinya sering salah yang diakibatkan bukan karena tidak bisa, tapi salah lihat. Misalkan titik 3 di lihat menjadi titik 2, titik di atas seperti di bawah. Ini termasuk kesalahan jalli, untuk menghindari kesalahan-kesalahan jalli dalam bacaan tersebut kaca mata baca adalah salah satu solusinya," kata Martini.

Menurut Martini, ibu-ibu di majlis taklim ini luar biasa semangatnya. Meskipun usianya sudah lebih dari separuh baya, tapi semangat mereka sangat patut diacungi jempol. Mereka kebanyakan buruh tani yang pekerjaanya di siang hari menanam dan mengetam padi, memanen cabai, memilihi daun tembakau yang sawahnya milik orang lain dan malamnya datang ke Rumah Inspirasi untuk belajar mengaji.

Saat menerima bantuan kaca mata ini,  Ibu-ibu majlis taklim sangat senang karena tulisan yang di bacanya sekarang terlihat lebih jelas dan mudah di baca. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah membantu kacamata baca yang bisa dimanfaatkan untuk membaca iqro.

“Terima kasih Rumah Zakat yang telah memberikan kaca mata baca ini. Ini sangat membantu kami dalam belajar Alquran bisa lebih jelas, lebih mudah dan lebih cepat untuk menghafal huruf-huruf Alquranya,” kata Marinten, salah satu penerima manfaat.