Selasa 25 Jul 2017 15:29 WIB

Kapal Kemanusiaan Segera Berlayar di Maluku Utara

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Dwi Murdaningsih
 Rumah Zakat dan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF)  meluncurkan program Kapal Kemanusiaan, Selasa (25/7).
Foto: republika/retno wulandhari
Rumah Zakat dan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) meluncurkan program Kapal Kemanusiaan, Selasa (25/7).

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Rumah Zakat dan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) baru saja meluncurkan program Kapal Kemanusiaan. Mengusung semangat Nusantara Berdaya, Kapal Kemanusiaan diperkirakan akan mulai berlayar ke berbagai daerah di Maluku Utara pada pekan depan.

"Halmahera merupakan tujuan utama karena merupakan pulau terluas dengan masyarakat terbanyak di Maluku Utara," ujar Chief Program Officer Rumah Zakat Noor Yahya Muhammad di Ternate, Selasa (25/7).

Kapal Kemanusiaan akan mengangkut satu tim relawan yang terdiri dari beberapa orang dengan berbagai bidang keahlian yaitu tenaga medis, tenaga pendidik, serta tenaga yang ahli di bidang listrik dan perkayuan. Kapal ini akan dioperasikan oleh seorang kapten dan dibantu oleh seorang asisten kapten serta pembantu umum.

Kapal Kemanusiaan ini akan mengangkut dua tim yang berlayar secara bergantian selama dua minggu. Tahap awal, tim relawan akan melakukan survei untuk memetakan kebutuhan masyarakat. Kemudian, tim akan melakukan aksi-aksi kemanusiaan dan pemberdayaan sesuai kebutuhan yang sudah dipetakan.

Tim relawan akan mengunjungi setidaknya sebanyak 36 desa yang tersebar di sejumlah pulau di Maluku Utara. Rumah Zakat juga telah merencanakan kerjasama program Kapal Kemanusiaan untuk menjangkau kawasan lainnya di Indonesia.

"Kami sedang mendiskusikan kerjasama program di Pontianak, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara. Semoga kolaborasi program pemberdayaan membawa kebaikan untuk Indonesia," ujar Noor Yahya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement