Jumat , 07 April 2017, 15:01 WIB
Klinik Sedekah Sampah RZ

Bayar Cek Kesehatan dengan Sampah

Red: Rahmat Santosa Basarah
Klinik Sedekah Sampah RZ
Klinik Sedekah Sampah RZ

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Melalui Klinik Sedekah Sampah, Rumah Zakat mengoptimalkan pengelolaan sampah yang ditukar dengan layanan kesehatan. Menurut Public Health Rumah Zakat Solo, Anto, program ini merupakan salah satu langkah untuk mengoptimalisasikan pengelolaan sampah di Desa Mojosongo, Kota Solo.

''Kami lihat potensi lansia di wilayah ini sangat besar. Menurut data yang kami peroleh jumlah mereka mencapai 150 orang. Jadi, sayang kalau tidak dioptimalkan untuk turut serta dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat,'' ujar Anto dalam siaran pers yang diterima Republika, Jumat (7/4).

Para lansia diminta untuk memilah sampah di rumah masing-masing. Kemudian pada saat posyandu dilaksanakan, sampah tersebut disetorkan kepada petugas kesehatan. Selain untuk menjaga lingkungan, ini juga membiasakan para lansia untuk bersedekah.

Anto menambahkan, dalam program Klinik Sedekah Sampah ini juga diberlakukan sistem subsidi silang. Artinya, setiap lansia yang memiliki sampah lebih dapat membantu lansia lain yang belum bisa mengumpulkan sampahnya.

''Kami mencoba untuk memberikan kesempatan kepada setiap lansia yang membutuhkan agar tetap dapat menerima layanan kesehatan. Kami ajak mereka untuk peduli dengan  menyedekahkan sampahnya dan menjaga lingkungannya,'' kata Anto.