Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Ustaz Somad: Umat Islam Jangan Cuek dengan Politik

Selasa 15 Mei 2018 13:59 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ani Nursalikah

Ustaz Abdul Somad saat sesi foto untuk tokoh Perubahan Republika.

Ustaz Abdul Somad saat sesi foto untuk tokoh Perubahan Republika.

Foto: Republika/Prayogi
Menurut Ustaz Somad, belum sempurna keislaman seseorang bila belum paham politik.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Ustaz Abdul Somad mengimbau umat Islam tidak cuek dengan urusan politik. Terlebih pada 2018 sampai 2019 akan ada banyak kontestasi politik, mulai dari pilkada serentak 2018, pemilu legislatif, dan pilpres 2019.

Ustaz Somad menyebut, belumlah sempurna keislaman seseorang bila belum paham dan memberikan kontribusi untuk urusan politik. "Seorang Muslim tak sempurna agamanya kalau tak paham politik," kata Ustaz Somad saat memberikan tausiyah di forum Lembaga Adat Melayu, di Pekanbaru, Selasa (15/5), yang disiarkan langsung melalui akun Instagram resmi Ustaz Somad.

Alumni kampus al-Azhar, Kairo, Mesir, itu menjelaskan bahwa memahami dunia politik untuk memperjuangkan kepentingan Islam sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW. Ustaz Somad menyebut, usia Nabi 63 tahun terbagi ke dalam tiga masa. Dari kecil sampai Nabi berusia 40 tahun, ia fokus memperbaiki diri, yakni memperbaiki akhlak, tidak berzina, tidak meminum khamar, dan tidak melakukan perbuatan dosa lainnya.

Begitu memasuki usia 40 tahun, Nabi mulai berdakwah. Nabi mulai mengajak umat manusia agar menyembah Allah dan menjalankan syariat sesuai perintah Allah. Pada masa inilah, kata Ustaz Somad, Nabi mulai dimusuhi kaum kafir Quraish, seperti Abu Sofyan, Abu Lahab, dan Jahal. Dakwah Nabi mengganggu kepentingan kafir Quraish yang saat itu mengambil keuntungan dengan menyembah berhala.

Barulah sejak usia 53 tahun atau 10 tahun masa akhir Nabi hidup, Nabi memiliki kekuasaan memerintah. Nabi makin mudah berdakwah dan memperluas pengaruh Islam karena kekuasaan sudah di tangan.

Untuk itu, menurut dosen Ilmu Hadis di Universitas Islam Syarif Kasim, Pekanbaru, itu, umat Islam harus mencontoh Nabi. Orang-orang yang punya bakat politik dan manajemen harus ikut maju dalam kontestasi politik untuk merebut kekuasaan demi menolong agama Allah dan menyalurkan aspirasi umat Islam.

"Kalau punya bakat politik, maju mencalonkan diri. Kalau tak bisa politik, engkau pengusaha, tolong agama Allah dengan sedekahmu. Kalau engkau cerdas, cerdaskan umat Islam dengan kepintaranmu. Kalau tak punya itu semua, tolonglah dengan suaramu," ujar Ustaz Somad.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES