Kamis , 12 Oktober 2017, 04:47 WIB

BPJPH Harus Segera Kembangkan Literasi Halal

Red: Agus Yulianto
Republika/ Yasin Habibi
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) baru diresmikan. Meski demikian, Menak Lukman Hakim Saifuddin minta agar lembaga yang diberi tugas melakukan sertifikasi dan pengawasan produk halal, ini segera membangun literasi halal. 

“Salah satu peran strategis BPJPH adalah membangun literasi dan kepedulian halal,” ujar lukman dalam sambutannya saat peresmian BPJPH, Rabu (11/10) di Jakarta.

Membangun literasi halal, menurut Lukman, amat penting, baik bagi produsen, penjual, dan tentu bagi konsumen. Sebagai langkah awal, berharap BPJPH segera menuntaskan sistem informasi halal dan mekanisme pendaftaran permohonan sertifikasi halal, dengan berlandaskan prinsip kerja profesional, transparan, pro aktif dan biaya terjangkau. 

“BPJPH harus berperan dan berkontribusi sebagai penggerak  perkembangan industri halal di Tanah Air, serta membangun masyarakat yang sadar halal,” kata Lukman.

Membangun literasi halal, kata Menag, bertujuan untuk memberikan persamaan persepsi semua pihak akan pentingnya keberadaan jaminan produk halal.  “Kami tetap optimis bahwa pada saatnya nanti semua kita akan memiliki persepsi yang sama akan urgensi dan relevansi dari sertifikasi halal ini,” katanya.

Untuk itu, Menag mendorong, untuk segera dilakukan sosialisasi yang lebih masif dan inklusif untuk mendorong kesadaran dan kepedulian para pelaku usaha dan masyarakat terhadap pentingnya jaminan produk halal. 

Hal senada disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma’ruf Amin yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. "Sosialisasi kepada publik perlu dilakukan secara masif. BPJPH harus lebih pro-aktif menguatkan basis kerja sama baik level nasional maupun global. Hal itu mengingat sertifikasi halal bukan hanya produk kecil menengah, tapi (juga) produk impor," tuturnya.

Sumber : kemenag.go.id