Selasa 20 Oct 2026 09:22 WIB

10 Perkara Penguat Keimanan kepada Allah SWT yang Diungkap Alquran

Iman bertambah dan berkurang dengan maksiat.

Ilustrasi berdoa.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilustrasi berdoa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Iman merupakan fondasi utama yang menjadikan seseorang sebagai bagian dari umat Islam. Iman juga menjadi tolok ukur bagi amal-amal lainnya.

Baik atau buruknya amal seseorang sangat bergantung pada keadaan hatinya, apakah hati itu baik atau rusak. Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh akan menjadi baik. Jika ia rusak, seluruh tubuh akan menjadi rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.” (HR Bukhari dan Muslim).

Lantas, bagaimana cara kita menempuh berbagai upaya untuk memperkuat iman kepada Allah SWT?

Persoalan ini sangat penting dan besar manfaatnya, bahkan menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap Muslim untuk memahami dan mengamalkannya.

Iman merupakan kesempurnaan seorang hamba. Dengan iman, derajat seseorang terangkat, baik di dunia maupun di akhirat. Iman juga menjadi sebab sekaligus jalan menuju segala kebaikan, baik yang dapat dirasakan dalam waktu dekat maupun yang akan diperoleh kelak.

Namun, iman tidak akan tumbuh, menguat, dan mencapai kesempurnaan tanpa mengetahui sumber, landasan, sebab, serta jalan yang dapat mengantarkan kepadanya.

Allah SWT telah menetapkan sebab dan jalan bagi setiap tujuan yang hendak dicapai. Sementara itu, iman merupakan tujuan yang paling agung, paling penting, dan paling menyeluruh.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi