Kamis 10 Sep 2026 07:33 WIB

Salahuddin Al-Ayyubi Bukan Cuma Ahli Perang Tetapi Juga Pendidik Unggul, Ini 5 Buktinya

Salahuddin Al-Ayyubi mempunyai visi kuat dalam pendidikan umat.

Sultan Shalahuddin al-Ayyubi menerima pasukan Salib yang menyerah. (ilustrasi).
Foto: dok wiki
Sultan Shalahuddin al-Ayyubi menerima pasukan Salib yang menyerah. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Salahuddin Al-Ayyubi, pendiri Dinasti Ayyubiyah tidak hanya dikenal sebagai sosok pejuang ahli militer, tetapi juga memiliki atensi terhadap nilai-nilai pendidikan yang luhur.

Di antara pengaruh pemikiran pendidikan Salahuddin yang dapat dapat dilihat dalam berbagai arahannya melalui surat-surat yang ia tulis sebagai pemimpin politik dan tokoh Islam adalah sebagai berikut, sebagaimana disampaikan Syekh Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi, Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Muslim Sedunia, dikutip dari laman resminya, Kamis (10/9/2026):

Baca Juga

1. Menjadikan ketaatan kepada pemimpin sebagai bagian dari agama

Dalam pembahasannya mengenai ketaatannya kepada khalifah Abbasiyah, Salahuddin mengatakan:

“Kami tidak menjadikan ketaatan kepada imam sebagai sesuatu selain bagian dari agama, dan kami memandangnya sebagai salah satu rukun Islam.”

Ia juga mengatakan:

“Ia telah mengetahui keutamaan yang Allah Ta'ala berikan kepada kami atas keduanya dalam menolong negara dan menyingkirkan orang-orang yang memperebutkan kekuasaannya.” (Lihat Midhmar al-Haqa'iq wa Sirr al-Khala'iq, Muhammad bin Umar al-Muzaffar bin Syahinsyah al-Ayyubi, Abu al-Ma'ali,hlm 62–65).

2. Membersihkan simbol-simbol bidah dari mimbar dakwah

Salahuddin juga memberikan perhatian terhadap pemurnian mimbar-mimbar dakwah dari ajaran yang dianggap menyimpang. Mengenai upaya membersihkan mimbar dari para penyeru Syiah, ia mengatakan:

 

Berita Lainnya

Rekomendasi