REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Yayasan Perguruan Islam As-Syafi’iyah, Dailami Firdaus, Dailami Firdaus mengecam keras dugaan adanya kegiatan atau tantangan membaca Alquran, yaknis surat Ad-Dhuha yang menjadikan minuman keras (miras) sebagai hadiah saat konser musik The Sounds Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta ini mengatakan, jika fakta tersebut terbukti, tindakan itu merupakan bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap simbol serta nilai-nilai agama yang tidak dapat ditoleransi.
"Ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sebagai candaan atau sekadar kreativitas dalam sebuah acara," ujar Dailami dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Ia menegaskan bahwa Alquran merupakan kitab suci yang harus ditempatkan dan dihormati sebagaimana mestinya.
"Menjadikan minuman keras sebagai hadiah dalam sebuah tantangan membaca Alquran merupakan tindakan yang sangat tidak pantas," ucapnya.
Menurutnya, aparat penegak hukum bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) perlu segera menelusuri fakta di lapangan, termasuk siapa penyelenggara, pihak yang terlibat, tujuan kegiatan, serta bagaimana kegiatan tersebut dapat berlangsung di kawasan Ancol.
View this post on Instagram