Selasa 02 Jun 2026 20:14 WIB

Ini Syarat Mencintai Allah

Adalah harapan tiap Muslim untuk mendapatkan cinta Allah SWT.

Kaligrafi lafaz Allah
Foto: dok wiki
Kaligrafi lafaz Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW adalah panutan bagi umat manusia dalam segala hal. Setiap peran yang Rasulullah SAW jalankan---baik sebagai pemimpin masyarakat, panglima pertempuran, suami, ayah, pedagang, dan lain-lain---menjadi contoh paripurna. Khususnya mereka yang ingin sukses dalam menjalankan kepemimpinan, seyogianya meniru beliau.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Baca Juga

Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah" (QS al-Ahzab ayat 21).

Oleh karena itu, setiap orang yang berharap mendapatkan cinta dan kasih sayang Allah SWT harus juga mencintai Rasulullah SAW.

Sebab, mustahil bagi seseorang yang mengharap cinta Allah justru tak mengenal, tak mencintai, serta tak mengikuti Rasulullah SAW.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement