Senin 01 Jun 2026 14:14 WIB

Menhaj Lepas Kepulangan Pertama Jamaah Haji RI ke Indonesia

Menhaj meminta maaf kepada jamaah apabila ada layanan yang kurang memuaskan.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf.
Foto: Istimewa
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf.

Oleh: Fernan Rahardi dari Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan kloter pertama jemaah haji ke Indonesia. Pelepasan dilakukan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Ahad (31/5/2026) malam.

Pantauan di lokasi, pria yang kerap disapa Gus Irfan ini menyambangi kloter SUB 1. Dalam prosesnya, Gus Irfan sempat berbincang dengan beberapa jemaah. Tak sedikit yang meminta berfoto bareng.

Baca Juga

"Setelah perjalanan 40 hari dengan berbagai dinamikanya, Alhamdulillah malam ini ibu-bapak sekalian sudah bersiap kembali ke tanah air. Kami dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan doa dan harapan supaya bapak ibu sekalian bisa selamat perjalanannya sampai ke tanah air," kata Gus Irfan.

Dalam pesannya, ia juga berharap jamaah Indonesia menjadi haji yang mabrur. Selain itu, ia meminta maaf kepada jamaah apabila ada layanan yang kurang memuaskan.

"Atas nama keluarga besar Kemenhaj kami memohon maaf sekali apabila dalam proses layanan kami ada beberapa kendala-kendala beberapa kekurangan-kekurangan yang itu semua adalah di luar kemampuan kami, kami sudah berusaha yang terbaik," ucapnya.

"Mungkin ada yang terlambat, kasur kurang empuk atau tenda yang terlalu sesak itu semua menjadi bagian dari kekurangan kami, itu semua kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," sambungnya.

Gus Irfan kemudian menyalami beberapa jamaah. Selain itu, secara simbolik mengalungkan syal kepada perwakilan jemaah yang akan pulang ke tanah air.

Seorang jemaah bernama Waluyo dari Probolinggo mengaku puas dengan pelayanan selama di Tanah Suci. Salah satunya terkait ketersediaan makanan.

"Alhamdulillah, luar biasa makannya, melimpah sekali," ujarnya.

Ia pun berharap bisa kembali ke Tanah Suci suatu saat nanti. "Insya Allah saya kepingin sekali bisa dipanggil lagi oleh Allah SWT," ujarnya.

photo
Infografis Niat Haji Jangan Cuma di Hati - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement