REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar duka datang dari Persyarikatan Muhammadiyah. Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr H Hamim Ilyas MAg wafat. Kabar wafatnya Prof Hamim Ilyas ini disampaikan melalui akun resmi media sosial Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah.
Dalam pernyataannya, PP Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu tokoh penting Muhammadiyah tersebut. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut berduka cita atas wafatnya Prof Dr H Hamim Ilyas, MAg, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah,” demikian pernyataan resmi PP Muhammadiyah dikutip pada Sabtu (23/5/2026).
PP Muhammadiyah juga mendoakan agar almarhum mendapatkan husnul khatimah serta seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. “Semoga almarhum husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” lanjut pernyataan tersebut.
Semasa hidupnya, Prof Hamim Ilyas dikenal sebagai cendekiawan Muslim dan tokoh Muhammadiyah yang aktif dalam pengembangan pemikiran Islam, khususnya di bidang tarjih dan tajdid. Almarhum juga dikenal luas sebagai akademisi yang banyak memberikan kontribusi dalam pembaruan pemikiran Islam di lingkungan Muhammadiyah.
Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Fathurrahman, mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Prof Hamim Ilyas. Menurut dia, almarhum bukan hanya seorang ilmuwan dan cendekiawan Muslim, tetapi juga sosok yang konsisten menggaungkan Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Kami semua, keluarga besar Muhammadiyah dan khususnya jaringan para dai mubaligh di seluruh dunia, tentu sangat berduka atas meninggalnya beliau,” ujar Fathurrahman kepada Republika, Sabtu (23/5/2026).